PT Arjuna Triple Nine selaku pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari Kota Batu mengekspor produk kripik buah dan sayur ke Singapura. Pelepasan ekspor kripik buah ke Singapura dilaksanakan pada Senin (12/10/2026).
Hadir dalam pelepasan ekspor kripik buah dan sayur ke Singapura tersebut ialah Bea Cukai Malang dan Pemerintah Kota Batu. Ekspor ini menjadi salah satu upaya mendorong perluasan pasar produk pangan olahan Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di pasar internasional.
Baca juga: CV Barakah Putra Jaya Diberi Izin Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai
Pada pengiriman ekspor kali ini, PT Arjuna Triple Nine mengekspor sebanyak 6 ton produk keripik buah dan sayur. Ekspor tersebut menunjukkan potensi produk olahan berbasis bahan baku lokal untuk menembus pasar internasional, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha dan peningkatan nilai tambah komoditas pertanian daerah.
PT Arjuna Triple Nine merupakan produsen makanan ringan asal Kota Batu, Jawa Timur, yang dirintis pada tahun 2011 oleh Hari Mastutik. Berawal dari produksi rempeyek, perusahaan ini kemudian mengembangkan produk keripik berbahan baku buah dan sayuran lokal dengan memanfaatkan teknologi vacuum frying atau penggorengan vakum. Informasi mengenai profil perusahaan tersebut juga tercantum dalam publikasi Pemerintah Kota Batu dan katalog UMKM Karya Kreatif Indonesia.
Baca juga: PT Samasta Jaya Calathea Dapat Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai
Melalui merek Famchips, perusahaan menawarkan berbagai varian keripik buah dan sayur, antara lain keripik apel, pisang, salak, ubi ungu, paprika, dan cabai.
Pemanfaatan bahan baku dari petani lokal menjadi salah satu potensi yang dapat mendukung pengembangan industri pangan olahan sekaligus memberikan nilai tambah bagi hasil pertanian daerah. Teknologi penggorengan vakum digunakan dalam pengolahan produk untuk menghasilkan tekstur renyah dengan tetap mempertahankan karakter bahan bakunya.
Baca juga: Bea Cukai Malang Tangkap Truk Pengangkut 2,4 juta Batang Rokok Ilegal
Bea Cukai Malang akan terus memperkuat perannya sebagai trade facilitator dan industrial assistance melalui edukasi, konsultasi, serta pendampingan kepada pelaku usaha. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, UMKM Indonesia diharapkan semakin siap bersaing di pasar global dan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. (*)
Editor : S. Anwar