Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) masih 3 tahun lagi tepatnya di tahun 2029. Walau demikian, ada sejumlah tokoh yang namanya disebut sebagai kandidat kuat dalam kontestasi pesta rakyat tersebut. Salah satunya ialah Lia istifhama.
Nama Lia istifhama di Jawa Timur sudah tersohor di berbagai kalangan masyarakat di Jawa Timur. Keponakan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa tersebut saat ini menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jawa Timur periode 2024-2029.
Baca juga: Risma-Gus Hans, Api Sejarah Kepemimpinan dan Lentera Kesejahteraan Jatim
Pada pemilihan Anggota DPD RI di tahun 2024 lalu, Lia istifhama memperoleh suara sebanyak 2.739.123, berada di urutan kedua setelah La Nyalla Mahmud Mattalitti. La Nyalla Mahmud Mattalitti menorehkan sebanyak 3.132.076 suara.
Pengalaman jadi Senator di DPD RI perwakilan Jawa Timur serta ikut di berbagai organisasi, menjadi bekal Lia Istifhama untuk ikut serta dalam bursa Calon Wakil Gubernur Jawa Timur pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di tahun 2029 nanti.
Putri dari almarhum KH Masykur Hasyim tersebut digadang bakal menjadi pasangan Emil Elestianto Dardak sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur. Emil Elestianto Dardak saat ini sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur.
Terkait kesiapannya dicalonkan sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur, Lia istifhama mulai cek ombak. Kantong-kantong suara dari kalangan akedemisi, pengusaha, buruh, muslimat Nahdlatul Ulama (NU), organisasi kepemudaan, petani, dan masyarakat luas mulai didekati.
Gerak Lia istifhama lebih mudah karena dirinya tercatat ikut dalam berbagai organisasi. Seperti Fatayat NU, HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia), dan beberapa organisasi lainnya. Lia istifhama juga tercatat aktif dalam bidang pendidikan.
Lia istifhama diharapkan bisa meneruskan estafet kepemimpinan Khofifah. Jutaan relawan di Jawa Timur siap memenangkan Lia istifhama jika mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur, apalagi berpasangan dengan Emil Dardak. (*)
Editor : Junaidi