Gobekli Tepe Berdiri 12 Ribu Tahun yang Lalu

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Gobekli Tepe
Gobekli Tepe
grosir-buah-surabaya

Jauh sebelum piramida Mesir muncul dari padang pasir, sebelum Stonehenge, dan bahkan sebelum penemuan tulisan, sesuatu yang luar biasa sedang terjadi di sebuah bukit di wilayah yang kini merupakan tenggara Turki.

Tertimbun di bawah tanah selama ribuan tahun berdiri Göbekli Tepe—sebuah tempat yang tampaknya menantang segala yang kita pikir kita ketahui tentang peradaban manusia awal.

Di jantungnya terdapat pilar-pilar batu kapur berbentuk T yang sangat besar, beberapa di antaranya menjulang hampir setinggi 20 kaki. Di permukaannya diukir rubah, ular, babi hutan, burung, singa, dan makhluk-makhluk lain. Ini bukan hiasan acak. Hewan-hewan itu tampak sengaja disusun, seolah-olah mereka sedang menceritakan sebuah kisah—tapi sebuah kisah yang maknanya telah hilang selama hampir 12 ribu tahun.

Monumen-monumen ini diciptakan pada masa ketika manusia konon masih hidup sebagai pemburu-pengumpul sederhana. Tidak ada kota. Tidak ada alat logam. Tidak ada tulisan. Tidak ada peradaban yang mapan seperti yang kita pahami.

Jadi, bagaimana orang-orang kuno mengatur tenaga kerja, keterampilan, dan pengetahuan yang diperlukan untuk memotong, mengangkut, dan mendirikan batu-batu yang beratnya beberapa ton?

Mungkin yang lebih misterius lagi adalah ini: setelah berabad-abad digunakan, sebagian Göbekli Tepe sengaja dikubur.

Tidak dihancurkan. Tidak ditinggalkan dan dilupakan.

Dikubur dengan hati-hati.

Mengapa para pembangunnya menyembunyikan sesuatu yang pasti memakan waktu beberapa generasi untuk diciptakan?

Göbekli Tepe berdiri seperti pesan bisu dari dunia yang ada sebelum sejarah tercatat—sebuah pengingat bahwa kisah umat manusia mungkin jauh lebih rumit daripada yang pernah kita bayangkan.

Batu-batu itu masih berdiri.

Orang-orang yang mengukirnya telah tiada.

Dan apa pun yang mereka coba sampaikan kepada kita… tetap menjadi salah satu misteri terbesar sejarah yang belum terjawab. (*)