Samsat Tuban Diduga Utamakan Layanan Terhadap Biro Jasa

Reporter : Anang Supriyanto
Layanan di Samsat Tuban

Layanan di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Tuban dikeluhkan oleh pemohon atau wajib pajak kendaraan bermotor yang hendak membayar pajak kendaraannya. Sebab, wajib pajak kendaraan bermotor merasa “dianaktirikan” oleh oknum petugas Samsat Tuban.

Menurut pemohon, oknum petugas Samsat Tuban lebih mengutamakan layanan terhadap Biro Jasa dibandingkan wajib pajak yang memakai jalur resmi. Ironisnya, Biro Jasa tersebut bebas keluar-masuk ruangan pelayanan.

Para Biro Jasa membawa tumpukan berkas kemudian diserahkan ke oknum petugas Samsat Tuban. Sedangkan wajib pajak perorangan harus menunggu antrian sambil menunggu panggilan.

“Padahal jam pelayanan masih jalan, tapi kok berkas-berkas dari biro jasa malah diutamakan. Saya yang antre sejak pagi terkesan dianaktirikan,” keluh seorang wajib pajak di Samsat Tuban yang enggan disebutkan namanya.

“Kalau memang biro jasa diprioritaskan, bagaimana dengan kami yang membayar pajak secara langsung? Bukankah seharusnya negara ini mengedepankan pelayanan setara?” ungkapan keluh kesah seorang Wajib Pajak lainnya dengan nada kesal.

Dia berkata, Biro Jasa kerap berkumpul di area pelayanan saat jam layanan. Mereka seakan bebas antrian, sedangkan wajib pajak antriannya lama.

“Samsat sebagai garda terdepan penerimaan pajak daerah, seharusnya menjadi contoh disiplin, transparansi, dan ketegasan. Namun, di Samsat Tuban justru menunjukkan hal yang sebaliknya: pelayanan yang seolah hanya memberi ruang lebih kepada pihak-pihak tertentu. Kalau sudah begini, masyarakat jadi malas. Padahal pajak kendaraan itu sumber pendapatan daerah. Kalau pelayanan mengecewakan, apa mereka tidak takut kepatuhan wajib pajak menurun?” ujarnya. (*)

Editor : Bambang Harianto

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru