OCP North America dan CHS Bentuk Usaha Patungan Bangun Pabrik Fosfat

Reporter : Redaksi
OCP North America dan CHS jalin kerjasama bangun pabrik fosfat

Selama lima tahun, OCP Group telah menyaksikan betapa cepatnya akses ke pasar pupuk Amerika Serikat dapat berubah ketika kebijakan perdagangan menjadi bagian dari dinamika pasokan. Pupuk fosfat asal Maroko telah dikenakan bea imbalan (countervailing duties) dan bea antidumping oleh Amerika Serikat sejak tahun 2021. Dan pada November 2024, besaran bea tersebut telah melampaui 16 persen, sehingga membatasi posisi OCP di pasar pertanian yang penting ini. 

Kini, strategi tersebut tampaknya berubah. OCP Group tidak sekadar berupaya memulihkan akses; perusahaan ini sedang mempertimbangkan untuk membangun kehadiran industri yang permanen di dalam pasar tersebut. 

Baca juga: India akan Impor Pupuk dalam Jumlah Besar

Pada tanggal 26 Agustus 2026, OCP North America dan CHS mengumumkan rencana untuk menjajaki pembentukan usaha patungan guna membangun dan mengoperasikan pabrik pupuk fosfat di Cornerstone Energy Park di Waggaman, Jefferson Parish, Louisiana. 

Investasi yang diusulkan bernilai US$450 juta dengan kapasitas produksi tahunan lebih dari 1 juta ton, sementara CHS mengindikasikan bahwa kapasitas tersebut dapat mencapai 1,3 juta metrik ton per tahun.

 Jika rampung, fasilitas ini akan menjadi pabrik pupuk fosfat baru pertama di Amerika Serikat dalam kategorinya sejak tahun 1984, yang mendekatkan lokasi produksi dengan para petani Amerika melalui jaringan koperasi CHS. 

Skala proyek ini menjadi faktor penting karena saat ini Amerika Serikat bergantung pada impor untuk memenuhi hampir 40% kebutuhan pupuk fosfat bagi para petaninya, sementara OCP dan CHS memperkirakan bahwa fasilitas ini dapat mengurangi ketergantungan impor Amerika Serikat hingga lebih dari 48%. Waktu pelaksanaan proyek ini juga sama pentingnya. 

Baca juga: China Batasi Ekspor Pupuk, Berikut Rinciannya

Pada tanggal 29 Juni 2026, Presiden Donald Trump mengizinkan penangguhan sementara atas bea tertentu terhadap impor pupuk fosfat Maroko selama maksimal delapan bulan—atau hingga berakhirnya status darurat terkait pasokan pupuk AS—dengan alasan adanya risiko yang terkait dengan perang melawan Iran. OCP pun segera kembali ke pasar fisik. 

Pada tanggal 17 Agustus, OCP North America mengumumkan kedatangan sekitar 54.000 ton pupuk triple superphosphate asal Maroko di Pelabuhan New Orleans seiring membaiknya akses pasar. Proyek di Louisiana ini akan membawa langkah tersebut lebih jauh lagi, dengan potensi mengubah posisi OCP dari sekadar pemasok luar negeri yang rentan terhadap tarif, biaya angkut, dan risiko geopolitik, menjadi bagian dari rantai produksi domestik Amerika Serikat. Proyek ini diperkirakan akan menciptakan sekitar 60 lapangan kerja tetap dan 500 lapangan kerja di sektor konstruksi, dengan pengajuan permohonan yang telah disampaikan kepada USDA melalui program FIELDS. 

Pelaksanaan proyek ini masih bergantung pada persetujuan regulasi, validasi teknis, dan pendanaan; tahap konstruksi sendiri dapat memakan waktu hingga 24 bulan setelah persyaratan-persyaratan tersebut terpenuhi. 

Baca juga: Uni Eropa Krisis Pupuk

Bagi OCP, produksi di dalam negeri dapat memperkuat posisi mereka di pasar yang sangat dipengaruhi oleh kebijakan perdagangan—sebuah ranah di mana strategi ekspor terbukti rentan terhadap perubahan situasi yang cepat. 

Di tengah pasar pupuk yang kian dipengaruhi oleh dinamika geopolitik, keamanan pasokan, dan logistik, usulan OCP di Louisiana ini lebih dari sekadar upaya peningkatan kapasitas produksi. Langkah ini merupakan upaya untuk mengubah akses sementara ke pasar AS menjadi kehadiran industri yang permanen. (*)

Editor : S. Anwar

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru