China Batasi Ekspor Pupuk, Berikut Rinciannya

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Rincian ekspor pupuk China yang ditangguhkan
Rincian ekspor pupuk China yang ditangguhkan
grosir-buah-surabaya

Pemerintah China membuat kebijakan yang pro pertanian mereka. Kebijakan tersebut dengan memperketat ekspor pupuk untuk melindungi pasar domestiknya.

Kecuali amonium sulfat, ekspor semua pupuk (pupuk fosfat, urea, pupuk kalium, pupuk majemuk, pupuk biner) telah sepenuhnya dihentikan oleh Pemerintah China. 

China termasuk salah satu pengekspor pupuk terbesar di dunia- mengirimkan pupuk senilai lebih dari $13 miliar tahun 2025- dan memiliki sejarah mengendalikan ekspor pupuk untuk menjaga harga tetap rendah bagi para petani.

Pengiriman pupuk melalui Selat Hormuz yang diblokir akibat perang Iran dengan Israel – Amerika Serikat, mencakup sekitar sepertiga dari pasokan pupuk melalui jalur laut. 

Pada pertengahan Maret 2026, Beijing melarang ekspor campuran pupuk nitrogen-kalium dan beberapa jenis fosfat tertentu, menurut sumber yang dikutip Reuters.

Ditambah dengan larangan dan kuota ekspor urea yang sudah ada, hanya segelintir pupuk - terutama amonium sulfat - yang dapat diekspor. Itu berarti antara setengah dan tiga perempat ekspor China tahun 2025 dibatasi, berpotensi hingga 40 juta metrik ton, menurut perkiraan Reuters.

"Pola ini konsisten: China membatasi pasokan dari pada memberikan bantuan selama krisis global," kata Matthew Biggin, Analis Komoditas Senior di BMI.

"Pembatasan ekspor ada karena keseimbangan domestik mereka yang ketat - mereka memprioritaskan ketahanan pangan dan melindungi pasar domestik mereka dari guncangan harga."

Pembatasan yang diberlakukan Beijing, seperti langkahnya untuk melarang ekspor bahan bakar olahan, dilakukan karena Pemerintah China membatasi ekspor produk yang bahan bakunya terancam oleh gangguan akibat perang, memburuknya kekurangan pasokan, dan kenaikan harga di seluruh dunia.

Harga urea internasional telah naik sekitar 40�ri level sebelum perang. Di China, harga berjangka urea mendekati level tertinggi dalam 10 bulan terakhir.

Bergantung Pada Tiongkok

Pupuk sangat penting untuk pertumbuhan tanaman dan hasil panen. Kenaikan harga dapat menyebabkan penurunan penggunaan, atau petani dapat beralih ke tanaman yang membutuhkan lebih sedikit pupuk.

Tahun 2025, China mengirimkan sekitar seperlima impor pupuk ke Brasil, Indonesia, dan Thailand, dan angka tersebut mencapai sepertiga untuk Malaysia dan Selandia Baru, menurut data Pusat Perdagangan Internasional. Untuk India, angkanya sekitar 16%, menurut data perdagangannya.

Menurut analisis Reuters terhadap data Bea Cukai Tiongkok, antara setengah hingga 80�ri ekspor tersebut kini dibatasi.

"Para pembeli berharap China akan turun tangan dan mengisi kesenjangan pasokan, tetapi keputusan ini hanya akan semakin memperketat pasokan," kata seorang pejabat perusahaan pupuk yang berbasis di New Delhi, merujuk pada pembatasan baru-baru ini.

Pejabat perusahaan tersebut menolak disebutkan namanya karena sensitivitas masalah tersebut.

India, yang tahun lalu mengimpor lebih dari 40% urea, pupuk berbasis nitrogen, dan DAP, campuran keduanya, dari Timur Tengah, telah meminta China untuk mengeluarkan kuota ekspor urea.

Kapan Ekspor Akan Dilanjutkan Kembali?

Pemerintah Filipina mengatakan China telah meyakinkannya bahwa ekspor pupuk tidak akan dibatasi.

Ketika ditanya tentang komentar tersebut sehari kemudian, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China merujuk pertanyaan tersebut ke departemen lain.

Administrasi Umum Bea Cukai China, Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional, dan Kementerian Perdagangan tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Pada konferensi pupuk di Shanghai yang dihadiri oleh Reuters, lima tenaga penjual mengatakan mereka tidak mengharapkan larangan pupuk dicabut sebelum Agustus 2026, setelah periode puncak ekspor China dari Juni hingga Agustus 2026.

Para produsen sedang menunggu sinyal dari pemerintah setelah penanaman musim semi untuk melihat apakah larangan akan diperpanjang.

Pada bulan Desember 2026, asosiasi pupuk yang terkait dengan negara mendesak produsen utama untuk menangguhkan ekspor pupuk fosfat hingga Agustus 2026.

"Sebagian besar orang yang mengikuti perkembangan ini dengan sangat, sangat cermat memperkirakan mereka akan terus memperpanjang larangan ekspor," kata Caitlin Welsh, seorang Direktur di Center for Strategic and International Studies.

"China sangat enggan melakukan apa pun yang akan menaikkan harga biji-bijian, terutama pakan ternak, di dalam negeri."

Rincian Ekspor Pupuk yang Ditangguhkan

HS Code dan Komoditas :

1. 2827101000 : Ammonium chloride for fertilizer use

2. 3102100010 : Urea (within quota, whether in aqueous solution or not)

3. 3102100090 : Urea (outside quota, whether in aqueous solution or not)

4. 3102300000 : Ammonium nitrate (whether in aqueous solution or not)

5. 3102400000 : Mixtures of ammonium nitrate with calcium carbonate, etc. (including mixtures of ammonium nitrate with other non-fertilizers and inorganic substances)

6. 3102600000 : Double salts and mixtures of calcium nitrate and ammonium nitrate

7. 3102800000 : Aqueous solutions of mixtures of urea and ammonium nitrate (including aqueous ammonia solutions)

8. 3102909000 : Other mineral nitrogen fertilizers and chemical nitrogen fertilizers (including mixtures not elsewhere speciffed in the above codes)

9. 3103111000 : Triple superphosphate (containing more than 35% of phosphorus pentaxide (P2 Os) by weight)

10. 3103119000 : Ammonium nitrate in the form of tablets or similar, or in retail packaging (gross weight per pack not exceeding 10 kg).

11. 3103190000 : Other superphosphates

12. 3103900000 : Other mineral phosphatic fertilizers or chemical phosphatic fertilizers.

13. 3104202000 : Pure potassium chloride (containing more than 99.5% of potassium chloride by weight). 

14. 3104209000 : Other potassium chloride

15. 3104300000 : Potassium sulfate

16. 3104901000 : Carnalite, sylvite and other natural crude potassium salts

17. 3104009000 : Other mineral potash fertilizers and chemical potash fertilizers

18. 3105100010 : Ammonium nitrate in the form of tablets or similar, or in retail packaging (gross weight per pack not exceeding 10 kg)

19. 3105100090 : Other goods of Chapter 31 in the form of tablets or similar, or in retail packaging (gross weight per pack not exceeding 10 kg)

20. 3105200010 : Chemical fertilizers or mineral fertilizers (within quota, containing three nutrient elements, nitrogen, phosphorus and potassium)

21. 3105200090: Chemical fertilizers of mineral fertilizers (outside quota, containing three nutrient elements : nitrogen, phosphorus and potassium)

22. 3105300010 : Diammonium Hydrogen phosphate (within quota)

23. 239105300090 : Diammonium Hydrogen (outside quota)

24. 3105400000 : Ammonium dihydrogen phosphate (including mixtures of ammonium dihydrogen phosphate and diammonium hydrogen phosphate)

25. 3105510000 : Fertilizers containing nitrates and phosphates (including mineral or chemical fertilizers)

26. 3105590000 : Other fertilizers containing nitrogen and phosphorus (including mineral fertilizer or chemical fertilizer).

27. 3105600000 : Fertilizers containing phosphorus and potassium (including mineral fertilizer or chemical fertilizer).

28. 3105901000 : Organic - inorganic compound fertilizers

29. 3105909000 : Other fertilizers