Zuwir Djamal, Dubes RI Pertama untuk Brunei Darussalam

Reporter : Redaksi
Zuwir Djamal

Sejarah diplomasi Indonesia mencatat banyak nama besar yang menjadi perintis hubungan bilateral dengan negara-negara sahabat. Salah satu sosok penting dalam lembaran sejarah tersebut adalah Zuwir Djamal, seorang diplomat karier senior yang dipercaya membuka jalan diplomatik resmi pertama Indonesia di Asia Tenggara tak lama setelah runtuhnya kolonialisme Inggris.

Zuwir Djamal mengukir sejarah sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia pertama untuk Brunei Darussalam. Ia mengemban amanah besar ini sejak tahun 1984, tepat setelah Kesultanan Brunei meraih kemerdekaannya, hingga tahun 1987, sebelum akhirnya estafet kepemimpinan KBRI Bandar Seri Begawan dilanjutkan oleh Ferdy Salim.

Matang di Berbagai Benua Sejak Era Orde Lama

Kepercayaan negara untuk menempatkan Zuwir Djamal sebagai duta besar pertama bukanlah tanpa alasan. Jauh sebelum mendarat di Brunei, jam terbangnya di dunia diplomasi internasional sudah sangat teruji sejak masa pemerintahan Orde Lama.

Putra asli Sumatra Barat ini tercatat pernah melanglang buana ke berbagai belahan dunia sebagai staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Zuwir Djamal pernah bertugas di wilayah geopolitik yang penuh dinamika, mulai dari KBRI Havana di Kuba, hingga KBRI Buenos Aires di Argentina. Pengalaman lintas benua inilah yang membentuk dirinya menjadi negosiator yang ulung dan disegani.

Garis Silsilah Keluarga Tokoh Bangsa

Selain rekam jejaknya yang gemilang di Kementerian Luar Negeri, Zuwir Djamal juga tumbuh dalam lingkaran keluarga intelektual dan pejuang bangsa. Ia merupakan adik ipar dari Djamaluddin Adinegoro, atau yang lebih dikenal sebagai Adinegoro—tokoh pers nasional sekaligus salah satu bapak jurnalistik Indonesia.

Hubungan kekerabatan ini mempertegas latar belakang Zuwir yang kental dengan lingkungan pemikir, penulis, dan tokoh pergerakan asal ranah Minangkabau.

Meski waktu terus berjalan, dedikasi Zuwir Djamal dalam meletakkan batu pertama hubungan persaudaraan antara Indonesia dan Brunei Darussalam tetap menjadi warisan sejarah yang sangat berharga bagi diplomasi luar negeri Indonesia hingga hari ini. (*)

*) Source : Nasrul Koto Ps

Editor : S. Anwar

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru