Mendengar nama Leo Kailola bagi generasi milenial dan lebih muda pasti terasa asing. Namun jika mendengar nama depot/ warung Bang Leo pasti akan langsung ngeh, dengan tempat sarapan yang kini viral di sebelah stasiun Kota Baru Lama, yang punya menu andalan urap dan ayam goreng.
Lalu apa korelasi Leo Kailola dan Depot Bang Leo? Jelas karena Mendiang Leo Kailola adalah Founder dari Depot Bang Leo.
Baca juga: Mengenang Kiprah Sam Tembel, Aremania Tanpa Batas
Bernama lengkap Leo Gustaf Kailola, pada masa hidupnya, Leo Kailola dikenal sebagai seorang aktivis tinju di Kota Malang. Masa akhir 1970 hingga awal 1980-an, Leo Gustaf Kailola banyak berkiprah sebagai pengurus di beberapa sasana tinju yang masa itu di Kota Malang memang tengah berkembang pesat.
Bahkan Leo Gustaf Kailola sempat mendirikan sebuah sasana tinju bernama Kawanua di Jalan Pajajaran, Kota Malang.
Keaktifan Leo Gustaf Kailola di dunia tinju tidak lepas dari orang tuanya Kailola yang dikenal sebagai salah satu pelatih tinju senior di Kota Malang.
Selain bertinju, pria dengan penampilan ekstentrik ini juga dikenal luas di kalangan pendukung klub sepak bola Arema. Leo Gustaf Kailola merupakan bagian dari Arema Fans Club (AFC), sebuah organisasi resmi suporter bentukan Arema, ketika pertama kali berdiri, sebelum adanya Aremania.
Ketika Aremania akhirnya yang dinilai jadi wadah suporter, Leo Gustaf Kailola pun juga seringkali meleburkan diri menjadi bagian dari pendukung Singo Edan. Kemana pun Arema bermain, Almarhum Leo Gustaf Kailola selalu berusaha mendukung.
"Leo dulu orangnya fair. Meskipun soal suporter kita beda kubu, dia AFC, kami Aremania, tapi soal nongkrong, dan guyon bareng yang tetep jalan," kenang El Kepet salah satu mantan dirigen Aremania.
Di masa tuanya, Leo Kailola banyak mengabiskan waktu mengelola warung bersama istrinya, serta beraktivitas di beragam kegiatan tinju dan sosial kemasyarakatan.
Bang Leo menghembuskan nafas terakhir nya pada 2 November 2017, setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) SA Malang, akibat kecelakaan lalu-lintas di sekitar Celaket.
"Yang jelas Leo alias Leonard Gustaf Kailola alias Leo Patimura alias Leo Bilyard Appolo alias Leo Klojen alias Leo Alamo adalah salah satu sahabat lawas saya sejak 1985. Saat saya masih sekolah di SMAN 3, beliau sudah melatih tinju di pelataran Hotel Pajajaran. Sejak saat itu, kami berteman di dunia tinju dan juga di komunitas supporter, Arema Fans Club (AFC) sampai dengan lahirnya Aremania bahkan sampai saat ini di organisasi tinju profesional KTPI Malang Raya dan tinju amatir Pertina Kota Malang," papar Ade mengenang. (*)
*) Source : Hino Kertapati
Editor : Bambang Harianto