Sosok Mak Tin yang Sukses Jadi Wakil Bupati Indragiri Hilir

Reporter : Redaksi
Yuliantini alias Mak Tin

Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, baru saja menorehkan babak baru yang monumental dalam lembaran sejarahnya. Sejak kabupaten berjuluk "Bumi Sri Gemilang" ini berdiri, kursi kepemimpinan eksekutif selalu didominasi oleh kaum pria. Namun, mitos tersebut kini runtuh.

Adalah Yuliantini atau yang di tengah masyarakat akrab disapa dengan panggilan hangat "Mak Tin", sosok srikandi yang berhasil memecahkan rekor tersebut. Lahir di Igal pada 5 Desember 1971, Mak Tin resmi mengukir tinta emas sebagai perempuan pertama dalam sejarah yang sukses menjabat sebagai Wakil Bupati Indragiri Hilir.

Baca juga: KH Marzuqi Dahlan Dan Kabar Dari Nabi Khidir Tentang Sisa Umurnya

Dilantik pada 20 Februari 2025 mendampingi Herman selaku Bupati Indragiri Hilir, kemenangan Mak Tin dalam Pilkada 2024 lalu bukan sekadar kemenangan politik, melainkan simbol kebangkitan dan kepercayaan baru terhadap kepemimpinan perempuan di daerah.

Dua Dekade di Parlemen: Bukti Politikus yang Matang dan Setia

Keberhasilan Mak Tin menembus kursi nomor dua di Indragiri Hilir bukanlah hadiah instan, melainkan buah dari konsistensi, kerja keras, dan militansi yang panjang. Beliau adalah "singa parlemen" yang telah kenyang makan asam garam di jalur legislatif. Sebelum melenggang ke kursi eksekutif, Mak Tin merupakan Anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir selama dua dekade penuh—sejak tahun 2004 hingga 2024.

Karier politiknya yang kokoh itu ia bangun bersama Partai Golongan Karya (Golkar). Di partai berlambang pohon beringin ini, loyalitas Mak Tin diuji dan terbukti melalui berbagai jabatan strategis yang diembannya:

2004–2014: Menjabat sebagai Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Golkar di Kecamatan Pulau Burung.

2014–2019: Dipercaya memimpin Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) DPD Indragiri Hilir.

2019–2024: Diamanahkan sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar untuk Dapil IV.

Baca juga: Perdebatan Dua Ulama Top Nahdlatul Ulama Tentang Hakim Perempuan

Menariknya, jauh sebelum terjun ke dunia politik praktis, Mak Tin memulai peruntungannya dari bawah di dunia swasta. Ia pernah bekerja sebagai staf Akunting di PT Dwi Marta (1992–1994) dan Sekretaris di CV Dwi Putri Aulia (2002–2004). Pengalaman manajerial di bidang keuangan inilah yang membentuk karakternya menjadi pemimpin yang teliti, taktis, dan paham betul cara mengelola anggaran.

Tak Berhenti Belajar demi Mengabdi untuk Rakyat

Di tengah padatnya aktivitas memperjuangkan aspirasi rakyat di kursi dewan, Mak Tin tidak pernah menomorduakan pendidikan. Ia memulai langkah pendidikannya dari SD Negeri 012 Igal, berlanjut ke SMP Negeri 1 Tembilahan, dan SMU Swasta YPTS Mandah.

Demi menunjang perannya yang semakin besar di pemerintahan, Mak Tin melanjutkan studi S1 di Universitas Lancang Kuning (2004–2008) dan berhasil menyelesaikan program Magister Manajemen (S2) di Universitas Wijaya Putra pada periode 2012–2014.

Tak hanya mengandalkan ijazah formal, kualitas kepemimpinannya juga ditempa lewat berbagai pendidikan informal kenegaraan. Ia tercatat aktif mengikuti Orientasi Pelaksana Tugas Anggota DPRD oleh Kementerian Dalam Negeri, Pelatihan Pemberdayaan Perempuan Parlemen Daerah, hingga Orientasi Substantif Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008. Rentetan bekal ini membuat Mak Tin paham betul luar-dalam regulasi tata kelola pemerintahan yang bersih dan berpihak pada rakyat.

Baca juga: Karomah KH Marzuqi Dahlan dari Lirboyo

Harapan Baru bagi Kaum Perempuan dan Kemajuan Indragiri Hilir

"Kehadiran Mak Tin di jajaran eksekutif Indragiri Hilir seolah mendobrak dinding pembatas yang selama ini membatasi ruang gerak perempuan di dunia politik lokal."

Sebagai wakil bupati perempuan pertama, pundak Mak Tin kini mengampu harapan besar dari ribuan kaum ibu, pelaku UMKM perempuan, dan generasi muda di Indragiri Hilir. Posisinya menjadi bukti hidup bahwa dari sudut desa seperti Igal, seorang srikandi bisa bangkit memimpin jutaan rakyat jika dibekali dengan ketulusan dan kapasitas yang mumpuni.

Kini, kombinasi kepemimpinan Bupati Herman yang tegas dan Wakil Bupati Mak Tin yang berpengalaman, merakyat, serta teliti, diharapkan mampu membawa Kabupaten Indragiri Hilir berlari lebih kencang menuju kesejahteraan dan kemajuan yang merata. Selamat bertugas, Mak Tin! Sejarah baru telah tertulis, dan karya nyata kini dinanti oleh masyarakat luas. (*)

Editor : S. Anwar

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru