Outing Class SMPN 22 Gresik ke Bali, Tiap Peserta Diduga Bayar Rp 1,4 Juta
Kegiatan belajar mengejar di luar sekolah yang dikemas dengan study tour atau istilah outing class dilaksanakan Unit Pelaksana Teknis Sekolah Menengah Pertama Negeri (UPT SMPN) 22 Gresik. Ratusan siswa ikut serta dalam kegiatan yang digelar pada akhir tahun 2025 tersebut.
Berdasarkan informasi yang disebut seorang narasumber kepada Lintasperkoro, setiap peserta yang ikut serta dalam kegiatan outing class tersebut diwajibkan membayar biaya akomodasi sebesar Rp 1,4 juta. Biaya tersebut termasuk penginapan, tiket, bus, dan lain-lain. Lokasi tujuan ke Bali.
Dia menghitung, besaran biaya yang dikeluarkan wali murid untuk membiayai anaknya ikut outing class cukup timpang. Sebab, seharusnya biaya yang dikeluarkan bisa ditekan lebih murah.
“Dengan biaya Rp 1,4 juta per siswa, ada indikasi keuntungan yang cukup besar. Keuntungan tersebut buat siapa? Ini yang perlu transparansi dari pihak Panitia atau Kepala UPT SMPN 22 Gresik,” ucap narasumber Lintasperkoro yang disampaikan pada Senin, 4 Mei 2026.
Menurutnya, tidak semua peserta berasal dari keluarga dengan golongan ekonomi yang mampu. Ada sebagian wali murid SMPN 22 Gresik yang terpaksa mencari hutangan untuk membiayai anaknya supaya ikut kegiatan outing class.
“Karena anaknya ingin ikut, akhirnya orang tuanya cari hutangan. Gadaikan barang, dan bisa jadi pinjam ke pinjol (pinjaman online). Itu yang sangat miris bagi dunia pendidikan kita yang menyelenggarakan outing class dengan biaya besar. Harusnya cukup di wilayah Jawa Timur yang biayanya tidak membebani orang tua siswa,” katanya.
Dia berharap, pihak Dinas Pendidikan Gresik atau pun DPRD Gresik tidak berdiam diri membiarkan kegiatan outing class yang outputnya tidak banyak berdampak ke siswa.
“Harus ada evaluasi bagi sekolah di bawah Dinas Pendidikan Gresik yang menggelar kegiatan di luar sekolah. Jangan sampai membebani orang tua siswa,” katanya.
Terkait dengan study tour atau outing class yang digelar SMPN 22 Gresik dengan membayar biaya Rp 1,4 juta per peserta (siswa), pihak Redaksi Lintasperkoro sudah berupaya mengonfirmasi demi keberimbangan informasi yang ditayangkan di Lintasperkoro. Namun, sampai berita ini tayang, belum ada tanggapan dari pihak SMPN 22 Gresik. (*)
Editor : Bambang Harianto