Nazali Lempoh Layak Dicalonkan Jaksa Agung

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Nazali Lempo
Nazali Lempo
grosir-buah-surabaya

Sosok Laksda TNI (Purn) Dr. H. Nazali Lempo, SH., MH., M.Tr.Opsla., CHRMP dinilai memiliki rekam jejak pengalaman dan kompetensi yang layak menjadi bahan pertimbangan dalam proses pemilihan calon Jaksa Agung Republik Indonesia.

Nazali Lempoh merupakan purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Laut berpangkat Laksamana Muda. Dalam perjalanan kariernya, ia pernah dipercayai menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk menjalankan tugas di bidang penegakan hukum pada lingkungan TNI.

Pengalaman tersebut dinilai menjadi salah satu modal penting dalam memahami kompleksitas penegakan hukum, baik yang berkaitan dengan kepentingan institusi, tindak pidana, disiplin, dugaan korupsi maupun persoalan hukum lainnya.

Selain pengalaman di lingkungan militer, Nazali Lempoh juga melanjutkan kiprahnya dibidang hukum setelah memasuki masa purnawirawan. Ia menjalankan profesi sebagai advokat dan berinteraksi langsung dengan masyarakat mencari keadilan.

Ditengah perkembangan kejahatan yang semakin kompleks, seorang Jaksa Agung dituntut tidak hanya memahami perkara pidana konvensional. Kejahatan ekonomi, pencucian uang, kejahatan siber, perdagangan manusia, kejahatan lingkungan hingga tindak pidana lintas negara membutuhkan kemampuan membaca persoalan secara lebih luas.

Dalam menentukan sosok Jaksa Agung, rekam jejak, kompetensi, integritas, keberanian serta independensi semestinya menjadi pertimbangan utama. Proses tersebut idealnya tidak dipengaruhi kepentingan politik maupun ekonomi, serta tetap tegas dalam menjalankan hukum.

Dalam prespektif, Nazali Lempoh dinilai memiliki kombinasi pengalaman sebagai perwira tinggi militer, memiliki pengalaman dalam bidang penegakan hukum, memahami dinamika institusi negara, serta memiliki prespektif masyarakat melalui profesi nya sebagai advokat.

Bursa calon Jaksa Agung bukan sekedar mengenai siapa yang menduduki jabatan, tetapi juga menyangkut arah penegakan hukum Indonesia ke depan. Karena itu, setiap figur yang dipertimbangkan harus dinilai berdasarkan kapasitas dan kesiapan memikul tanggung jawab besar dalam menegakkan hukum.

Keputusan akhir tetap berada ditangan Presiden. Namun, proses tersebut diharapkan menghasilkan pemimpin Kejaksaan yang mampu menempatkan hukum dan keadilan sebagai landasan utama menjalankan pengabdian kepada negara dan masyarakat.

Nazali Lempo lahir di Lempur Tengah, Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi pada 14 Oktober 1965. Ia adalah alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan A-36 tahun 1990

Gelar Doktor Hukum setelah melalui wisuda pada sidang senat terbuka Program Pascasarjana yang digelar Universitas Hasanuddin (UNHAS) di Baruga A.P. Pettarani.

Dalam sidang Nazali Lempoh mendapatkan indeks prestasi kumulatif (IPK) memuaskan nilai 3,78.

- Dewan Pembina Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas) bersama Hashim Djojohadikusumo, adik dari Prabowo Subianto.

- Komisaris Independen di Patra Jasa (anak perusahaan Pertamina)

- Ketua Umum Gerakan Sumatera Maju (Gersuma) organisasi masyarakat Sumatera.

Pendidikan Militer : 

- Akademi Angkatan Laut A-36 (1990), - Dukjurpa PM, - Dikpespa A-7 (1993), - Diklapa II/Komputer (1999), - Dikpa Fungsi (2001), - Seskoal A-42 (2004), - Sespim Polri, - Lemhannas.

Karier Militer :

- Danpomal Lantamal VI/Makassar.

- Danpomal Lantamal III/Jakarta (2014-2015).

- Komandan PM Kormabar (2015 - 2016).

- Wadanpuspomal (2017-2018).

- Danpuspomal (2018-2021).

- Danpuspom TNI (2021-2022).

- Orjen TNI (2022-2023).