Mochamad Jurianto Dari Komandan Sesko TNI hingga Rektor

Reporter : Redaksi
Mochamad Jurianto

Rekam jejak Laksamana Muda TNI (Purn.) Mochamad Jurianto, S.E., M.M. menjadi bukti nyata bagaimana seorang perwira tinggi militer mampu mengabdikan ilmu dan pengalamannya di dunia pendidikan tinggi pasca-purnatugas. Lahir di Surabaya pada 8 Juli 1954, jenderal bintang dua TNI Angkatan Laut ini dikenal memiliki karier yang komplet, mulai dari memimpin komando strategis militer hingga menakhodai kampus berorientasi kemaritiman.

Karier Cemerlang di Dunia Militer dan Pertahanan

Baca juga: Pria Pakai Atribut TNI Melawan Polisi Saat Penertiban Tambang Ilegal di Sambati

Mochamad Jurianto merupakan perwira tinggi yang kenyang pengalaman di bidang manajemen pertahanan dan pendidikan militer. Sebelum menduduki puncak karier militernya, ia pernah dipercaya mengemban posisi krusial sebagai Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan (Dirjen Kuatthan Kemhan) Republik Indonesia.

Kapasitas kepemimpinannya di bidang edukasi taktis teruji saat ia dimutasi menjadi Komandan Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Dansesko TNI) pada 7 Juni 2011. Posisi ini menempatkannya sebagai penanggung jawab utama pencetakan perwira-perwira masa depan lintas matra di tanah air.

Menjelang masa pensiun, pada 15 Juni 2012, Jurianto dimutasi menjadi Perwira Tinggi Markas Besar TNI Angkatan Laut (Pati Mabesal) dalam rangka purnatugas. Tongkat komando Dansesko TNI yang ditinggalkannya kemudian diserahkan kepada Marsekal Madya TNI Ida Bagus Putu Dunia.

Mengabdi di Dunia Pendidikan dan Menjadi Rektor

Baca juga: Organisasi Papua Merdeka Tuduh TNI Tembak Mati Warga Sipil

Hanya berselang beberapa bulan setelah resmi menanggalkan seragam militer aktifnya, Jurianto langsung mendapatkan kepercayaan besar di dunia akademik. Pada 7 September 2012, ia resmi dilantik menjadi Rektor Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya untuk periode 2012–2016, menggantikan pejabat lama Ir. Sutarno, MM., MDA.

Di bawah kepemimpinannya, universitas yang dikenal dengan julukan "Kampus Laut Biru" tersebut terus memperkuat posisinya sebagai pusat pendidikan tinggi unggulan yang fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kemaritiman.

Kiprah di Lembaga Strategis dan Panggung Politik Nasional

Baca juga: Praka Aprianus Gugur Ditembak Organisasi Papua Merdeka

Setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai rektor, pemikiran strategis Jurianto tetap dibutuhkan oleh berbagai lembaga negara dan organisasi strategis. Sejak 8 April 2022, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Penasehat Nasional Lembaga Kajian Pertahanan Strategis (LKPS).

Tak hanya itu, pengaruh Jurianto juga merambah ke panggung politik nasional. Pada kontestasi Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024 lalu, ia secara resmi bergabung dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Di dalam struktur tim pemenangan tersebut, ia dipercaya menduduki posisi prestisius sebagai Anggota Dewan Pengarah, bersanding bersama tokoh-tokoh militer senior lainnya seperti Laksamana TNI (Purn.) Ida Bagus Putu Dunia dan Jenderal TNI (Purn.) Agustadi Sasongko Purnomo. (*)

Editor : S. Anwar

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru