Warga Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, dihebohkan dengan penemuan mayat yang menggantung di pohon bambu pada Jumat, 25 Oktober 2024, sekira pukul 06.30 WIB. Mayat berjenis kelamin pria tersebut awalnya ditemukan warga dan dilaporkan ke perangkat desa setempat.
Setelah diselidiki, identitas mayat pria tersebut ialah Njono (63 tahun). Keterangan dari Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Tulungagung, Ipda Nanang, "Pada pagi harinya sekira pukul 06.00 WIB, Sdr. Njono pamit kepada istrinya, Sdri. Suparti, pergi ke kandang untuk mengurus sapi peliharaannya. Dan istrinya pergi ke rumah tetangganya untuk berbelanja sayur.”
Baca juga: Sertijab Kasat Reskrim hingga 2 Kapolsek di Polres Tulungagung
Kemudian pada pukul 06.15 WIB, saat istrinya tiba di rumah, Njono tidak berada di kandang sapi dan dicari di dalam rumah tidak ada. Kemudian istri Njono memanggil anaknya dan tetangganya untuk mencari korban.
Baca juga: Jambret di Campurdarat Diringkus Resmob Macan Agung Polres Tulungagung
"Pencarian korban dilakukan di sekitar rumah. Sekira pukul 06.30 WIB, korban ditemukan sudah tergantung di pohon bambu di pinggir tebing pada lahan milik korban dengan kondisi menghadap ke tebing," ujar Kasihumas Polres Tulungagung, Ipda Nanang.
Baca juga: Polres Tulungagung Ungkap Kasus Pencurian Kotak Amal Masjid
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Pagerwojo. Kemudian Polsek Pagerwojo menghubungi tim Medis RSUD dr. ISKAK dan unit Inafis Polres Tulungagung untuk dilakukan pemeriksaan medis. Dari hasil olah TKP unit inafis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan pihak keluarga menerima atas kejadian tersebut. (*)
Editor : Bambang Harianto