Rahasia Amaliah Hj Masliyah, Ibunda Abah Guru Sekumpul

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Hj Masliyah
Hj Masliyah
grosir-buah-surabaya

Diceritakan oleh KH Saifuddin Zuhri atau yang akrab disapa Guru Banjar Indah, bahwa Hj Masliyah, ibunda Abah Guru Sekumpul, memiliki suatu amalan yang beliau istiqamahkan ketika Abah Guru masih kecil hingga kemudian tumbuh menjadi seorang yang alim.

Hj Masliyah mengamalkan membaca Surah Al-Insyirah sebanyak 17 kali. Setelah selesai membacanya, beliau meniupkannya ke kepala sang anak. Amalan tersebut dilakukan sebelum waktu Subuh.

Selain itu, almarhum H Nashri atau yang dikenal dengan panggilan Ami Nashri pernah menceritakan bahwa ketika Hj Masliyah mengandung Abah Guru Sekumpul, beliau juga memiliki amalan khusus. Setiap malam, setelah bangun untuk melaksanakan qiyamul lail (shalat malam), Hj Masliyah terlebih dahulu membaca Shalawat Nariyah sebanyak 11 kali sambil mengusap perutnya.

Setelah selesai membaca Shalawat Nariyah, Hj Masliyah berdoa memohon kepada Allah SWT agar anak yang berada di dalam kandungannya kelak menjadi seorang wali Allah, seraya bertawassul kepada Rasulullah SAW dan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datu Kalampayan).

Amalan tersebut dikisahkan terus beliau istiqamahkan sejak usia kandungan memasuki tiga bulan hingga melahirkan. Setiap bangun pada tengah malam, beliau duduk sejenak untuk mengamalkannya sebelum melaksanakan shalat malam.

Dengan izin Allah SWT, doa dan harapan seorang ibu tersebut kemudian dikabulkan. Putranya, Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Abah Guru Sekumpul), tumbuh menjadi seorang ulama besar yang dicintai dan menjadi panutan bagi masyarakat luas, khususnya di Kalimantan.

Dikisahkan pula bahwa amalan tersebut merupakan amalan yang diberikan oleh kakak Hj. Masliyah, yaitu Guru Semman Mulya, kepada adik tercintanya, Hj Masliyah binti H. Mulya, ketika usia kandungannya memasuki tiga bulan.

Wallahu a'lam bish-shawab.