Mabes Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali melakukan rotasi strategis di jajaran perwira tinggi guna memperkuat organisasi matra laut. Laksamana Madya (Laksdya) TNI Edwin Caniago, perwira tinggi bintang tiga yang menyandang gelar adat Minangkabau Datuk Rajo Mangkuto, kini resmi mengemban amanat baru sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal).
Penunjukan putra asli Padang, Sumatera Barat ini, mempertegas kontribusi putra daerah terbaik di kancah kepemimpinan militer nasional.
Baca juga: TNI AL Sikat Mafia BBM Ilegal yang Gunakan 2 Kapal Tanker
Pelantikan kepemimpinan baru ini menandai babak baru dalam struktur organisasi TNI Angkatan Laut. Sebagai orang nomor dua di korps matra laut tersebut, Laksdya Edwin Caniago akan mendampingi Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) dalam mengawal kedaulatan maritim Indonesia, terutama di tengah dinamika geopolitik kawasan yang kian kompleks.
Rekam Jejak Gemilang sang Datuk
Lahir di Padang pada 2 Agustus 1969, Laksdya Edwin Caniago merupakan alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-XXXVII tahun 1991. Sepanjang karier militernya, perwira berusia 56 tahun ini dikenal memiliki dedikasi tinggi serta visi strategis yang tajam.
Baca juga: TNI AL Gagalkan Penyelundupan Arang Bakau di Pelabuhan Tanjung Priok
Sebelum dipercaya menduduki jabatan Wakasal, ia memegang posisi krusial sebagai Wakil Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Wagub Lemhannas), sebuah lembaga think-tank strategis negara yang menempa para kader pimpinan tingkat nasional.
Kepemimpinannya yang dikenal tegas namun tetap bersahaja tidak hanya diakui di lingkungan internal militer, tetapi juga dihormati oleh masyarakat adat Sumatra Barat. Gelar adat Datuk Rajo Mangkuto yang melekat pada dirinya menjadi simbol amanah, pengayoman, dan integritas tinggi yang dibawanya dalam setiap penugasan negara.
Fokus Penguatan Maritim
Baca juga: TNI AL Gagalkan Penyelundupan 25 Ton Timah Ilegal di Perairan Bangka
Sebagai Wakasal yang baru, tantangan besar telah menanti Laksdya Edwin Caniago. Tugas utama yang akan dihadapinya meliputi modernisasi Alutsista (Alat Utama Sistem Senjata) sesuai dengan cetak biru pembangunan kekuatan laut jangka panjang, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) prajurit Jalasena.
Masyarakat Sumatra Barat, khususnya Kota Padang, turut memberikan apresiasi dan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian tertinggi ini. Kehadiran Datuk Rajo Mangkuto di pucuk pimpinan Angkatan Laut diharapkan dapat terus menginspirasi generasi muda di daerah untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui jalur militer. (*)
Editor : S. Anwar