PT Awana Sawit Lestari mengekspor palm kernel expeller atau bungkil inti sawit sebanyak 3,200.625 metric ton (MT) tujuan Tiongkok, pada Selasa (13/01/2026). Eksportasi bungkil inti sawit yang menggunakan sarana angkut MV. Brother 36 tersebut menyumbang penerimaan negara dari bea keluar sebesar Rp 428.987.000 dan pungutan sawit sebesar Rp 1.340.582.000.
"Dengan nilai devisa ekspor mencapai USD 352.068,75, tentunya eksportasi di awal tahun ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi serta bergeraknya roda perekonomian di daerah," ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Parepare, Dawny Marbagia.
Baca juga: PT Awana Sawit Lestari Ekspor Tiga Ribu Bungkil Sawit Tujuan Vietnam
Bea Cukai Parepare diketahui turut mengasistensi pelaksanaan ekspor di Pelabuhan Belang-Belang Provinsi Sulawesi Barat tersebut.
Baca juga: Polsek Serbelawan Mediasi Kasus Pencurian Sawit Dengan Pendekatan Restorative Justice
"Bea Cukai Parepare terus berkomitmen mendukung peningkatan ekspor melalui asistensi dan pendampingan bagi para pengguna jasa, memberikan layanan serta pengawasan kegiatan kepabeanan dan cukai yang responsif, transparan, dan berintegritas," lanjut Dawny Marbagia.
Baca juga: Polsek Kota Bangun Tangkap Pencuri Sawit Milik PT Prima Mitrajaya Mandiri
Melalui pendampingan dan pelayanan yang optimal, aktivitas ekspor seperti yang dilakukan PT Awana Sawit Lestari diharapkan mampu membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan penerimaan negara yang pada akhirnya kembali dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kepentingan masyarakat. (*)
Editor : Redaksi