Pertumbuhan Manufaktur Pupuk India Masuk Era Baru

Reporter : Redaksi
Pupuk Urea India

Pemerintah India telah mengumumkan bahwa 2 pabrik urea berkapasitas tinggi baru dengan kapasitas produksi tahunan gabungan sebesar 2,54 juta ton diharapkan akan segera beroperasi.

Pengoperasian 2 pabrik urea baru dengan kapasitas gabungan 2,54 juta ton per tahun ini menandai tonggak penting lainnya dalam memperkuat produksi pupuk domestik dan mengurangi ketergantungan impor.

Baca juga: India akan Impor Pupuk dalam Jumlah Besar

Waktunya sangat penting. India mengimpor lebih dari 10 juta ton urea pada tahun fiskal 2025-2026, yang menggarisbawahi besarnya permintaan dan pentingnya strategis perluasan kapasitas manufaktur lokal.

Selama dekade terakhir, negara ini telah mencapai kemajuan yang signifikan :

- 6 pabrik urea baru dioperasikan sejak 2014.

- Kapasitas produksi urea tahunan tambahan sebesar 7,62 juta ton tercipta.

- Produksi urea domestik meningkat dari 22,5 juta ton (2014-15) menjadi rekor 31,4 juta ton (2023-2024).

Baca juga: Strategi Pupuk India Membawa Impor Melonjak 50 Persen

- 30,67 juta ton urea diproduksi pada 2024-2025.

- Produksi pupuk P&K mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar 21,12 juta ton pada 2024-2025, naik dari 15,95 juta ton pada 2014-2015.

Pencapaian ini diraih meskipun menghadapi tantangan global utama, termasuk volatilitas di pasar gas alam, gangguan rantai pasokan, hambatan pengiriman, dan ketegangan geopolitik yang memengaruhi arus perdagangan pupuk.

Baca juga: Perhitungan Kebutuhan Pupuk India Berubah

Bagi negara yang produktivitas pertanian dan ketahanan pangannya sangat terkait dengan ketersediaan pupuk, perluasan kapasitas bukan sekadar investasi industri—melainkan inisiatif infrastruktur strategis.

Setiap ton tambahan produksi domestik memperkuat keamanan pasokan, mengurangi paparan terhadap guncangan pasar global, dan mendukung jutaan petani dengan akses yang andal terhadap nutrisi penting.

Kisah sebenarnya bukan hanya tentang memproduksi lebih banyak pupuk. Ini tentang membangun ketahanan di seluruh ekosistem pertanian. (*)

Editor : S. Anwar

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru