5 Tokoh Muhammadiyah di Balik Lahirnya Pancasila

Reporter : Redaksi
Perumusan BPUPKI dan PPKI

Organisasi Masyarakat Muhammadiyah memiliki banyak tokoh yang berperan dalam pembangunan Republik Indonesia. Bahkan, sebelum Indonesia merdeka. Diantara peran para tokoh Muhammadiyah ialah jadi perumus Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia).

Siapa tokoh Muhammadiyah yang turut mendukung lahirnya Pancasila? Berikut daftarnya.

Baca juga: Pidato Soekarno di Sidang Umum PBB

1. Ki Bagus Hadikusumo

Ki Bagus Hadikusumo merupakan tokoh Muhammadiyah yang berperan penting dalam sidang BPUPKI dan PPKI. la dikenal teguh memperjuangkan nilai-nilai Islam dalam perumusan dasar negara Indonesia.

Dalam prosesnya, Ki Bagus mendukung Piagam Jakarta yang memuat kalimat, "Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya." Akan tetapi, demi menjaga persatuan nasional, dia menerima perubahan rumusan tersebut dan tetap mendukung Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

2. KH Mas Mansur

KH Mas Mansur merupakan ulama dan tokoh Muhammadiyah yang turut berperan dalam perjuangan kemerdekaan serta perumusan dasar negara Indonesia.

Sebagai anggota BPUPKI, ia aktif mengikuti pembahasan mengenal dasar negara. KH. Mas Mansur juga tergabung dalam kelompok Empat Serangkai bersama Soekarno, Mohammad Hatta, dan Ki Hajar Dewantara yang berkontribusi dalam persiapan kemerdekaan Indonesia

la mendukung Pancasila sebagai dasar negara karena dinilai mampu mempersatukan berbagai golongan dan agama demi menjaga persatuan bangsa.

3. Dr Abdul Kahar Muzakir

Abdul Kahar Muzakir turut berperan dalam sidang BPUPKI dan PPKI sebagai tokoh Muhammadiyah dan akademisi. la menyampaikan gagasan-gagasan intelektual yang mendukung perumusan Pancasila sebagai dasar negara.

Baca juga: Biografi Ratna Sari Dewi Soekarno

Abdul Kahar Muzakir mendorong agar dasar negara Indonesia memiliki landasan moral dan agama yang kuat, sekaligus tetap mampu merangkul keberagaman budaya dan agama di Indonesia.

4. Mr Kasman Singodimedjo

Kasman Singodimedjo merupakan tokoh Muhammadiyah yang berperan dalam perjuangan kemerdekaan dan perumusan Pancasila sebagai dasar negara. la tergabung dalam BPUPKI dan PPKI yang bertugas merumuskan dasar negara serta mempersiapkan kemerdekaan indonesia.

Dalam sidang BPUPKI, Kasman aktif menyampaikan pendapat dan dikenal memiliki sikap moderat yang mampu menjembatani berbagai pandangan la mendukung dasar negara yang dapat mengakomodasi keberagaman suku, agama, dan budaya demi menjaga persatuan Indonesia

5. Seokarno

Soekarno memiliki peran utama dalam lahirnya Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Pada 1 Juni 1945 dalam sidang BPUPKI, Soekarno menyampaikan pidato mengenai lima prinsip yang diusulkan sebagai dasar negara Indonesia merdeka. Pidato tersebut kemudian dikenal sebagai momen lahirnya Pancasila. Lima prinsip yang disampaikan Soekarno yaitu :

Baca juga: Perang Senyap Para Arsitek Kedaulatan

1. Kebangsaan Indonesia: Menekankan pentingnya persatuan dan identitas nasional.

2. Internasionalisme atau Perikemanusiaan: Menggarisbawahi solidaritas dan kemanusiaan universal.

3. Mufakat atau Demokrasi: Mengutamakan pengambilan keputusan melalui musyawarah dan demokrasi.

4. Kesejahteraan Sosial: Menekankan pada keadilan sosial dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

5. Ketuhanan yang Berkebudayaan: Menghormati kebebasan beragama dan mengakui keberadaan Tuhan.

Editor : Bambang Harianto

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru