Bupati Mojokerto Lantik 3 Kepala Dinas yang Lolos Seleksi Terbuka

avatar Arif yulianto
  • URL berhasil dicopy
Nalurita Priswiandini, Amsar Azhari, dan Yuni Laili Faizah.
Nalurita Priswiandini, Amsar Azhari, dan Yuni Laili Faizah.
grosir-buah-surabaya

Sebanyak 3 pejabat dilantik oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, di Pendapa Graha Majatama Pemkab Mojokerto, pada Rabu (14/1/2026). Mereka ialah Nalurita Priswiandini, Amsar Azhari, dan Yuni Laili Faizah.

Tiga pejabat tersebut dilantik setelah dinyatakan lolos seleksi dalam seleksi terbuka (selter) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Tiga pejabat tersebut ialah :

Nalurita Priswiandini dilantik sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mojokerto. Sebelumnya, Nalurita Priswiandini ialah Camat Puri.

Amsar Azhari dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto. Sebelumnya, Amsar Azhari ialah Camat Pungging.

Yuni Laili Faizah dilantik sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto. Sebelumnya, Yuni Laili Faizah sebagai Kepala Bagian (Kabag) Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Mojokerto.

Setelah dilantik, Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa atau akrab disapa Gus Barra meminta agar pejabat yang baru dilantik tersebut bisa bekerja cepat, inovatif, dan mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Gus Barra berharap, pejabat yang dilantik dapat segera menyesuaikan diri.

uhammad Albarraa atau akrab disapa Gus Barra mengatakan, tugas utama pejabat Pemerintah adalah melayani masyarakat. Karena itu, para Kepala Dinas di Pemkab Mojokerto agar menyusun langkah strategis serta mendorong inovasi pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Tunjukkan bahwa saudara memang layak dipercaya. Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur. Saya juga mengingatkan agar saudara-saudara menjaga integritas dan profesionalisme. Jauhi praktik-praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme," tegasnya.

Gus Barra berharap para pejabat baru mampu mengakselerasi program-program prioritas daerah yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan pembangunan.

Khusus kepada Kepala Dinas Pendidikan, Gus Barra menegaskan peran strategis dalam membangun sumber daya manusia (SDM) Kabupaten Mojokerto yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Peningkatan kualitas pendidikan harus berjalan seiring dengan penguatan literasi serta pemerataan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga dinilai memegang peran penting dalam membangun budaya literasi dan tata kelola arsip yang tertib. Pemerintah daerah didorong untuk terus menghadirkan ruang baca publik yang nyaman, inklusif, dan ramah bagi masyarakat.

"Saya mendorong perpustakaan daerah, perpustakaan kecamatan, hingga pojok baca desa dikembangkan sebagai ruang publik yang modern, adaptif, dan relevan dengan generasi muda, tanpa meninggalkan nilai edukatif dan budaya lokal," jelasnya.

Untuk Kepala Dinas PUPR, Gus Barra menilai, Dinas PUPR memiliki peran yang sangat strategis dan vital dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan, dan berkeadilan. Pembangunan jalan, irigasi, drainase, serta penataan ruang harus dilakukan dengan perencanaan matang, pengawasan ketat, dan berorientasi pada manfaat jangka panjang.

"Tunjukkan kinerja nyata, bukan sekadar laporan administratif. Jadikan inovasi sebagai budaya kerja dan manfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik," kata Gus Barra. (*)