Kisah Saat Tuan Guru Sekumpul di Rawat di RSUD Ratu Zalecha
Salah satu perawat pada unit Hemodialisis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha, Syahrudin mengungkapkan pengalaman tak terlupakan saat merawat Abah Guru Sekumpul
Menurutnya, Abah Guru Sekumpul adalah sosok pasien yang istimewa, penuh ketenangan, dan pengertian kepada semua petugas bahkan pasien lainnya.
"Beliau tidak pernah marah meskipun kami terkadang kelupaan memasang alat. Justru beliau dengan sabar mengingatkan kami,” ujarnya, Sabtu 4 Januari 2025.
Syahrudin mengatakan bahwa selama menjalani perawatan, KH Muhammad Zaini sering melakukan komunikasi dengan pasien lainnya. Mulai dari obrolan ringan hingga bercanda.
"Beliau (Abah Guru Sekumpul) sering mengatakan bahwa semua pasien cuci darah di sini adalah temannya. Bagi kami, merawat teman Abah Guru Sekumpul adalah sebuah kehormatan. Kami berharap bisa mendapatkan berkatnya,” ujarnya.
Abah Guru Sekumpul dalam setiap menjalani perawatan selalu menitipkan sejumlah uang untuk membantu pasien cuci darah lainnya.
"Beliau berpesan untuk membagikan uang tersebut kepada pasien cuci darah yang lain, karena beliau sudah menganggap mereka sebagai bagian dari keluarga,” katanya.
RSUD Ratu Zalecha hingga kini diketahui masih menyimpan berbagai peralatan medis yang pernah digunakan Abah Guru Sekumpul selama menjalani perawatan.
Kasur yang digunakan oleh beliau pun masih digunakan oleh pasien lainnya, sementara mesin dan alat medis lain yang sudah rusak disimpan dengan penuh kehormatan.
"Semua kami peralatan medis yang digunakan Abah Guru Sekumpul masih tersimpan sebagai kenangan," ujarnya
Perjuangan Abah Guru Sekumpul melawan penyakit bukan hanya sebuah cerita tentang ketabahan, tetapi juga tentang kasih sayang, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama
Demikian kisah saat Waliyah Ganjil Raja Tuan Guru Sekumpul dirawat di RSUD Ratu Zalecha. Mudah-mudahan memberikan manfaat dan barokah untuk kita semua.
Berkat Rasulullah, para Auliya dan orang - orang sholeh. Diampuni segala dzohir bathin seumur hidup. Qobul segala hajat, selamat dunia akhirat, husnul khatimah dan masuk surga Bighoiri Hisaab. (*)
Editor : S. Anwar