Vijay Bhatkar Pencipta Super Komputer Asal India
Pada tahun 1987, Amerika Serikat menolak menjual super komputer ke India. Kemudian mereka menawarkan model yang lebih lemah sebagai gantinya, dengan syarat-syarat. Hanya untuk penggunaan sipil. Tidak ada transfer teknologi. Tidak ada re-ekspor. Dan seorang pejabat Amerika akan ditempatkan di India untuk memantau bagaimana mesin itu digunakan.
India menolak, dan menyerahkan tugas itu kepada seorang pria yang belum pernah melihat superkomputer seumur hidupnya. Namanya Vijay Bhatkar.
Vijay Bhatkar lahir pada tanggal 11 Oktober 1946 di Muramba, sebuah desa di distrik Akola di Maharashtra. Ia mulai sekolah langsung di kelas 4. Ia mengambil gelar tekniknya di Nagpur, magister di Baroda, dan doktor di IIT Delhi.
India menginginkan mesin itu untuk alasan yang sangat biasa. Ramalan cuaca, yang bagi sebuah negara petani bukanlah kemewahan. Indian Institute of Science menginginkan satu untuk penelitian.
Orang Amerika mengklasifikasikan superkomputer sebagai teknologi ganda, artinya itu juga bisa membantu program nuklir atau rudal. Jadi ekspornya diblokir.
Pada Maret 1988, Pemerintah mendirikan Centre for Development of Advanced Computing di Pune, dan menjadikan Bhatkar sebagai pendiri dan Direktur Eksekutifnya. Sebelum itu, Perdana Menteri bertanya tiga pertanyaan kepadanya. Bisakah kita melakukannya.
Bhatkar mengatakan ia belum pernah melihat super komputer, hanya foto dari Cray, dan bahwa ya, mereka bisa. Berapa lama waktunya. Ia bilang lebih singkat daripada waktu yang dibutuhkan untuk terus mencoba mengimpor satu. Berapa biayanya.
Ia bilang seluruh upaya itu, termasuk membangun lembaganya, akan lebih murah daripada membeli Cray. Ia diberi sekitar 30 crore rupee dan 3 tahun. Awalnya tidak glamor. Ia pernah bilang bahwa selama 6 bulan pertama ia tidak bisa merekrut satu orang pun, termasuk sekretarisnya sendiri, karena keterlambatan birokrasi. Timnya mengambil rute yang berbeda dari orang Amerika.
Alih-alih membangun 1 prosesor raksasa, mereka menghubungkan banyak prosesor biasa bersama untuk bekerja secara paralel, menggunakan suku cadang yang bisa dibeli di rak toko.
Prototipe siap pada tahun 1990. Mereka menyebutnya Param, yang dalam bahasa Sanskerta berarti tertinggi. Kemudian datang bagian yang tidak ia duga. Tidak ada yang percaya itu super komputer. Itu tidak terlihat seperti Cray. Ia pernah bilang bahkan profesor ilmu komputer miliknya sendiri meragukannya.
Jadi, ia membawanya ke luar negeri, ke konferensi super komputasi internasional besar, dan memamerkannya serta melakukan benchmarking di depan umum. Di sana secara resmi diakui sebagai super komputer. Pada tahun 1991, mereka menyelesaikan PARAM 8000.
Sebuah surat kabar Amerika membawa berita itu dengan judul yang tetap terkenal di India. Ditolak super komputer, India yang marah melakukannya sendiri. Versi mesin itu kemudian diekspor ke Jerman, Inggris, dan Rusia. India berubah dari yang ditolak teknologinya menjadi yang menjualnya. Ia punya satu kalimat yang ia ulangi. Bangsa-bangsa besar tidak dibangun di atas teknologi pinjaman. (*)
Editor : Redaksi