Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sidoarjo dari Fraksi Golkar, Mohammad Nizar mendampingi Bupati Sidoarjo, Subandi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah Ibu Kusmiati yang berada di Kelurahan Krian, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu siang, 25 Juni 2025. Diketahui, rumah Ibu Kusmiati masuk kategori sebagai Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Selain Bupati Sidoarjo, hadir pula Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, Komandan Kodim (Dandim) 0816 Sidoarjo, Letkol Infantri Dedyk Wahyu Widodo, dan beberapa tokoh masyarakat termasuk Camat Krian dan Kapolsek Krian serta Danramil Krian.
Baca juga: Polemik Program Bedah Rumah di Desa Randuboto
Hadir pula Ketua Baznas Sidoarjo, M. Chasbil Aziz Saldju Sodar dan dari Dinas Sosial Sidoarjo.
Rumah Ibu Kusmiati rencananya akan dilakukan pemugaran. Kondisi rumah Ibu Kusmiati saat ini kurang layak untuk dihuni. Beberapa bagian rumah retak, atapnya ambrol, dan mengancam keselamatan penghuninya.
Baca juga: Moh. Nizar, Ketua Fraksi Golkar DPRD Sidoarjo : Dirgahayu Republik Indonesia ke 80
Saat melihat rumah Ibu Kusmiati, Bupati Sidoarjo merasa prihatin. Bupati Sidoarjo berharap, setelah selesai dipugar, rumah Ibu Kusmiati bisa menjadi tempat tinggal dan istirahat yang nyaman.
"Kami ingin memastikan setiap warga Sidoarjo, khususnya yang kurang mampu, memiliki hunian yang layak dan nyaman. Ini komitmen kami bersama Baznas dan seluruh stakeholder,” kata Bupati Subandi.
Baca juga: Bupati DPD LIRA Sidoarjo Melantik Andi Prasetyo sebagai Camat LIRA Taman
Anggaran RTLH mencapai Rp 20 juta sampai Rp 25 juta per objek. Pembangunan diutamakan untuk kamar mandi, penggantian atap, dan perbaikan dinding rumah. (*)
Editor : S. Anwar