Nama besar keluarga Ryacudu dalam sejarah militer dan pertahanan Indonesia tidak perlu diragukan lagi. Di balik ketokohan mantan Menteri Pertahanan, Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu, ada sosok ayah yang luar biasa yang menjadi mentor sekaligus teladan utamanya.
Musannif Ryacudu adalah Jenderal TNI (Anumerta) Musannif Ryacudu, seorang perwira tinggi TNI Angkatan Darat sekaligus pejuang kemerdekaan legendaris yang berasal dari tanah Lampung.
Baca juga: Prada Lucky Tewas Disiksa Senior, Ayah Korban : Saya Tuntut Keadilan, Nyawa Saya Jadi Taruhannya
Sebagai salah satu putra terbaik Sumatra, Musannif Ryacudu mendedikasikan seluruh hidupnya demi tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Garis Keturunan Pejuang dan Pengabdian pada Bangsa
Lahir pada 28 Februari 1924, Musannif Ryacudu tumbuh di masa-masa pergolakan bangsa. Jiwa patriotisme yang tinggi membawanya masuk ke dunia militer dan terlibat langsung dalam berbagai medan pertempuran mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Rekam jejaknya di TNI Angkatan Darat tercatat emas sebagai perwira yang tegas, setia pada sumpah prajurit, dan memiliki kedekatan yang kuat dengan rakyat.
Baca juga: Sidang Vonis Perkara Korupsi Koneksitas Tabungan Wajib Perumahan Angkatan Darat
Darah pejuang dan kedisiplinan militer yang tertanam kuat dalam diri Musannif berhasil ia turunkan kepada anak-anaknya. Salah satu putranya, Ryamizard Ryacudu, sukses mengikuti jejak sang ayah di dunia militer hingga mencapai puncak karier sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) dan kemudian dipercaya mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia pada Kabinet Kerja periode 2014–2019.
Akhir Hayat Sang Jenderal
Setelah melewati masa-masa pengabdian yang panjang dan penuh rintangan demi bangsa, Jenderal Musannif Ryacudu tutup usia pada 6 Maret 1987 dalam usia 63 tahun.
Baca juga: Ikut Rapat PRRI Tapi Menolak Perang, Inilah Kisah Mayjen Nurmathias
Sebagai bentuk penghormatan tertinggi dari negara atas jasa-jasa besarnya dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, jenazah sang jenderal pejuang ini dimakamkan dengan upacara kehormatan militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama Kalibata, Jakarta.
Hingga hari ini, nama Musannif Ryacudu tidak hanya harum di tanah kelahirannya, Lampung, tetapi juga abadi dalam sejarah perjuangan Tentara Nasional Indonesia. (*)
Editor : S. Anwar