Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) pada Rabu (16/7/2025). BLT DBHCHT diberikan kepada 3.089 penerima manfaat di seluruh wilayah kabupaten, termasuk 372 warga dari Kecamatan Balongpanggang.
BLT DBHCHT ini menyasar kelompok masyarakat yang terlibat langsung dalam sektor industri hasil tembakau, yakni buruh tani tembakau, buruh pabrik rokok, serta masyarakat lain.
Baca juga: Empat Bagian Wilayah Kabupaten Gresik
Untuk kategori masyarakat lainnya, bantuan diprioritaskan kepada penyandang disabilitas dan lansia yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSEN) Desil 1-5, serta belum pernah menerima bantuan sosial sebelumnya.
Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, dalam sambutannya menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini bukan semata-mata bentuk distribusi finansial, tetapi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“BLT ini adalah bentuk keberpihakan. Ia bukan sekadar angka dalam laporan, melainkan penghormatan atas kontribusi besar masyarakat di sektor tembakau, yang seringkali luput dari sorotan,” tegasnya.
Total nilai bantuan yang diberikan kepada masing-masing penerima mencapai Rp 1.800.000 per tahun, yang disalurkan secara bertahap. Dana ini diharapkan tidak hanya digunakan untuk konsumsi jangka pendek, namun dapat dimanfaatkan secara bijak, misalnya untuk pendidikan anak, peningkatan keterampilan, atau menopang usaha mikro agar lebih produktif.
Baca juga: Menyoal Serapan Anggaran di Dinas Kelautan dan Perikanan Gresik
Kecamatan Balongpanggang menjadi salah satu wilayah prioritas penyaluran tahun ini. Hal ini tak lepas dari pesatnya pertumbuhan perkebunan tembakau di wilayah tersebut, yang turut menciptakan lapangan kerja dan menopang roda ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik, Ummi Khoiroh, menyebutkan bahwa dari total penerima di Balongpanggang, mayoritas merupakan petani tembakau dan buruh tani.
“Ada progres luar biasa di sektor ini, dan sebagian besar penerima adalah petani tembakau,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik, Ummi.
Baca juga: Usman Tersangka Kasus Dugaan Korupsi DBH CHT Diburu Polres Bener Meriah
Dalam kesempatan tersebut, Rutani, salah seorang buruh tembakau yang juga penerima bantuan menyampaikan apresiasi kepada Bupati Gresik atas perhatian yang diberikan kepada petani tembakau.
“Kami merasa dihargai dan diakui. Terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Ini sangat berarti bagi pemenuhan kebutuhan kami,” ungkapnya.
Tak lupa, apresiasi juga disampaikan kepada PT Pos Indonesia Cabang Gresik yang telah menjadi mitra dalam proses penyaluran bansos ini. Kerja sama ini dinilai turut menjamin akuntabilitas dan ketepatan sasaran bantuan. (*)
Editor : Bambang Harianto