Mutilasi di Pacet, Motif Alvi Maulana Membunuh Tiara Angelina Saraswati

Reporter : Arif yulianto
Lokasi ditemukannya potongan tubuh Tiara. Alvi Maulana saat kecil.

Alvi Maulana (24 tahun), pria asal Desa Aek Paing, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhan Batu, Provinsi Sumatera Utara, menjadi tersangka kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Tiara Angelina Saraswati (25 tahun). Kasus pembunuhan ini menjadi gempar karena jasad Tiara Angelina Saraswati dimutilasi menjadi 65 bagian.

Potongan tubuh Tiara Angelina Saraswati kemudian dibuang ke jurang yang berada di Jalan Raya Pacet–Cangar, Dusun Pacet Selatan, Desa Sendi, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Salah satu potongan tubuh Tiara Angelina Saraswati ditemukan pertama kali oleh Suliswanto (30 tahun) saat hendak mengambil rumput bersama keponakannya pada Sabtu (6/9/2025) sekitar jam 10.30 WIB.

Baca juga: Pembunuhan di Losmen Windu Kentjono, Pelaku Divonis 12 tahun

Suliswanto mengira, potongan daging yang ditemukannya ialah daging hewan. Saat didekati, ternyata potongan daging tersebut ialah kaki manusia sepanjang 21 cm.

Dari temuan itu, Suliswanto melapor ke Polisi. Menindaklanjuti laporan itu, Tim dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan INAFIS Polres Mojokerto melakukan oleh tempat kejadian perkara. Hasil olah TKP, ditemukan lagi beberapa potongan tubuh hingga terkumpul 65 bagian.

Potongan tubuh yang dikumpulkan terdiri dari 63 potongan tubuh berupa jaringan otot, lemak, kulit kepala, serta rambut. Bagian tubuh tersebut dipotong dengan ukuran rata-rata 17x17 cm. Kemudian 2 potongan tubuh lagi berupa telapak kaki kiri dan pergelangan tangan kanan.

Awalnya, Tim Polres Mojokerto belum mengetahui identitas korban mutilasi. Upaya yang dilakukan untuk mengungkap indetitas korban dengan cara pemindaian sidik jari pada potongan telapak tangan. Dan upaya pemeriksaan forensik itu berhasil.

Dari hasil pemindaian, terungkap identitas korban mutilasi ialah Tiara Angelina Saraswati, warga Made Kidul nomor 22, RT 003 RW 003, Desa Made, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan. Untuk memastikan hasil pemindaian tersebut valid, Tim Polres Mojokerto memanggil keluarga Tiara Angelina Saraswati ke kamar jenazah rumah sakit. Hasilnya, korban dipastikan ialah Tiara Angelina Saraswati.

Setelah korban dipastikan ialah Tiara Angelina Saraswati, Tim Satreskrim Porles Mojokerto pun bergerak cepat untuk mengusut pelakunya. Dari penyelidikan, pelaku tertuju kepada kekasih Tiara Angelina Saraswati, yaitu Alvi Maulana.

Tidak butuh waktu lama, Tim Satreskrim Polres Mojokerto menangkap Alvi Maulana di kamar kosnya yang berada di kawasan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya pada Minggu (7/9/2025) jam 01.00 WIB. Saat penangkapan tersebut, Alvi Maulana mencoba menyerang petugas Satreskrim Polres Mojokerto dengan senjata tajam. Untungnya, petugas Satreskrim Polres Mojokerto sigap.

Petugas Satreskrim Polres Mojokerto melumpuhkan Alvi Maulana dengan cara ditembak di betisnya supaya tidak melawan.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Fauzy Pratama menjelaskan ihwal pembunuhan terhadap Tiara Angelina Saraswati. Katanya, Tiara Angelina Saraswati dan Alvi Maulana merupakan sepasang kekasih yang menjalin hubungan selama 5 tahun.

Tiara Angelina Saraswati dan Alvi Maulana

Tiara Angelina Saraswati dan Alvi Maulana merupakan alumni Universitas Trunojoyo Madura angkatan 2019. Tiara Angelina Saraswati ambil jurusan Manajemen. Sedangkan Alvi Maulana jurusan Informatika. Keduanya tinggal bersama di kos yang beralamat di Jalan Raya Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya, pasca wisuda di Universitas Trunojoyo pada tahun 2023.

Tempat kos Alvi Maulana

Alvi Maulana membunuh dan memutilasi Tiara Angelina Saraswati di kamar kosnya pada Selasa (2/9/2025) pukul 02.00 WIB dini hari. Sebelum tewas dibunuh, Tiara Angelina Saraswati duduk di atas kasur kamar kosnya. Kemudian Alvi Maulana sambil membawa pisau di tangannya menghampiri Tiara Angelina Saraswati.

Tanpa banyak kata, Alvi Maulana menusuk leher Tiara Angelina Saraswati dari belakang sebanyak satu kali. Seketika Tiara Angelina Saraswati tergeletak di lantai. Darahpun bercucuran.

Baca juga: Usai Berhubungan Badan, Muchammad Khoirus Sholichin Bunuh Kekasihnya

Tiara Angelina Saraswati kemudian meninggal dunia. Setelah itu, jasad Tiara Angelina Saraswati diseret ke kamar mandi di dalam kamar kos. Di kamar mandi itulah, Alvi Maulana memutilasi tubuh Tiara Angelina Saraswati menggunakan pisau dapur, pisau daging, gunting, dan palu. Peralatan tersebut sudah disiapkan sebelumnya oleh Alvi Maulana.

Alvi Maulana bisa disebut kejam. Karena tubuh Tiara Angelina Saraswati tidak cuma dimutilasi, tapi dikuliti (disayat) dengan memisahkan daging dan tulang.

Setelah dimutilasi, potongan tubuh Tiara Angelina Saraswati dimasukkan kedalam tas warna merah. Sebagian lagi dimasukkan ke dalam WC kamar kos, dan sebagian potongan tubuh ditaruh di dalam tas plastik hitam dan disimpan di atas dinding kamar mandi.

Potongan tubuh yang telah dimasukkan ke dalam tas kemudian dibawa ke motor matic dan dibuang ke semak-semak di kawasan Pacet–Cangar.

Menurut Kasatreskrim Polres Mojokerto, Alvi Maulana berangkat dari kosnya pada Selasa (2/9/2025) pukul 04.00 WIB. Alvi Maulana tiba di Jalan Pacet-Cangar Selasa (2/9/2025) sekitar pukul 05.30 WIB.

Terkait motif pembunuhan, Kasatreskrim Polres Mojokerto belum bisa membeberkannya.

Tentang Tiara Angelina Saraswati

Tiara Angelina Saraswati lahir di Kabupaten Pacitan pada 12 Agustus 2000. Meski lahir di Pacitan, Tiara besar di Kabupaten Lamongan.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Puji Rahayu di Desa Mulyoagung Divonis 15 Tahun Penjara

Tiara tinggal bersama orangtuanya di Jalan Made Kidul nomor 22, RT 003 RW 003, Desa Made, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan. Dia merupakan anak sulung dari dua bersaudara. Adik Tiara saat ini masih duduk di bangku kelas II SMA Negeri di Kabupaten Lamongan.

Orang tua Tiara, Setiawan Darmadi bersama istrinya, sehari-hari berjualan sempol di depan Masjid Agung Lamongan. Berkat kegigihan orang tuanya itu, Tiara dikuliahkan di Universitas Trunojoyo Madura.

Selama kuliah, Tiara kerja sampingan. Diantaranya bekerja sebagai Sales investasi Best Future. Setelah wisuda, Tiara bekerja di Surabaya.

Tiara pernah bekerja di PT Mitra Adiperkasa Tbk. Dia juga pernah bekerja sebagai Quality Control di HACCP PT Bumi Menara Internusa.

Tentang Alvi Maulana

Alvi Maulana berasal dari Desa Aek Paing, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhan Batu. Orangtuanya bekerja di Sinarmas Group.

Alvi Maulana lulus dari SMQ Budi Utomo, Gadingmangu, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, pada tahun 2019. Setelah itu, melanjutkan pendidikan di Universitas Trunojoyo Madura.

Alvi Maulana merupakan anak pertama dari 4 bersaudara. Ibu Alvi Maulana, sering memposting foto keluarga melalui akun Facebooknya dengan nama akun "Juli Antinst". Pasca kejadian pembunuhan oleh Alvi Maulana terhadap Tiara, akun Facebook ibu Alvi menjadi sasaran hujatan netizen. (*)

Editor : Bambang Harianto

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru