Motor Brebet Harus Ganti Fuel Pump Habis Jutaan

Reporter : Mahmud
Bengkel AHASS Kebonsari dan fuel pom NMax yang rusak

Bengkel AHASS Kebonsari, Kota Surabaya, kebanjiran kendaraan motor yang sedang antri service. Keluhan para pelanggan sama, yaitu brebet atau laju kendaraan tersendat-sendat setelah mengisi bahan bakar Pertalite dan Pertamax.

Kendaraan motor yang mengalami kendala brebet tidak hanya satu jenis. Berbagai merk dan tahun keluaran juga mengalami hal yang sama. Seperti salah satunya ialah Honda NMax.

Baca juga: Polresta Banyuwangi Ungkap Penyalahgunaan Pertalite di SPBU Setail

Motor Honda NMax dengan nomor polisi (nopol) W 5437 NCI mengelami brebet setelah diisi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina. Pemiliknya berkata, awalnya dia isi Pertalite. Setelah itu, mengalami brebet dan dibawa ke bengkel.

“Diservis ganti busi. Setelah itu normal. Lalu ngisi Pertamax. Baru sehari, langsung brebet lagi. Saya bawa ke Bengkel AHASS, pas dicek, fuel pump kena. Harus ganti,” katanya saat di bengkel AHASS Kebonsari Surabaya pada Kamis, 7 November 2025.

Jam 09.00 WIB masuk bengkel, dia harus ekstra sabar. Karena harus menunggu lama sejak jam 09.00 WIB sampai selesai jam 16.00 WIB. Menurutnya, stok fuel pump untuk Honda NMax di bengkel AHASS Kebonsari masih kosong dan harus dipesan dari luar.

Kemudian pada jam 15.00 WIB, fuel pump datang di Bengkel AHASS Kebonsari dan bisa dipasang. Harga fuel pump Honda NMax miliknya, harganya berkisar Rp 900 ribuan. Harga tersebut belum ganti beberapa komponen yang rusak akibat brebet.

“Total service dan ganti spare part Rp 1,2 juta lebih. Rugi di waktu dan biaya. Pemerintah kok suka menyengsarakan rakyatnya. Enak pejabat, jika terjadi kerusakan seperti ini, kendaraannya ditanggung Pemerintah. Pejabat kalau perjalanan, biaya ditanggung negara semua. Beli bensin, biaya tol, makan dan minum, dapat uang saku juga. Sedangkan saya rakyat kecil, malah dibuat kayak gini. BBM saja kualitasnya jelek dan bikin motor rusak,” keluhnya.

Kondisi motor brebet juga dialami pemilik motor Honda Beat nopol L 2496 JK. Motornya brebet setelah mengisi Pertamax di SPBU Kebonsari. Saat itu, dia terpaksa mengisi BBM di Kebonsari karena bahan motornya mau habis.

“Indikator BBM sudah kedap kedip. Mau habis. Jadinya beli Pertamax di POM Bensin Kebonsari. 30 menit setelah dipakai mau jemput anak sekolah, langsung brebet,” ucapnya.

Saat ramai motor mengalami brebet, dia sudah mengantisipasi dengan membeli BBM di SPBU BP di Jalan Margorejo, Kota Surabaya. Selama memakai BBM BP itu, motornya tidak ada masalah. Tapi masalah muncul setelah isi Pertama di SPBU Kebonsari pada Kamis, 6 November 2025.

Setelah mengalami brebet tersebut, dia terpaksa membawa motornya ke Bengkel AHASS Kebonsari setelah menjemput anaknya. Karena saat dibawa sudah jam 16.00 WIB lebih, motornya ditinggal di AHASS Kebonsari. Sedangkan dia pulang bersama kedua anaknya dengan menggunakan jasa transportasi online.

Mekanik AHASS mengakui memang banyak kendaraan bermotor yang mengalami keluhan brebet. Penanganan motor yang brebet diganti busi, tangkinya dikuras, bahkan sampai ganti komponen seperti filter dan fuel pump.

Untuk ganti fuel pump memang bianya tidak murah. Dari beberapa marketplace, harga fuel pump untuk jenis Honda Beat, Genio, atau sejeninya, mencapai Rp 500 ribu lebih. Dan untuk Honda NMax dan sejenisnya, harganya lebih mahal.

Brebet karena penyaluran BBM ke mesin tersendat. Itu karena faktor air, BBM kotor, atau BBM kualitas rendah.

Kejadian motor brebet tersebut terjadi di beberapa daerah di Jawa Timur. Kejadian mesin brebet tidak hanya dialami kendaraan motor roda dua, melainkan juga roda empat atau mobil.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara (Jatimbalinusra) telah menyediakan bengkel yang melayani keluhan motor dan mobil brebet. Biaya yang ditanggung maksimal Rp 150 ribu.

Untuk memperoleh layanan di Bengkel yang telah bekerjasama dengan PT Pertamina Patra Niaga, pemilik kendaraan harus datang ke posko pengaduan di SPBU tempat pembelian BBM. Setelah itu, mengisi formulir yang telah disediakan oleh petugas SPBU.

Formulir tersebut kemudian diserahkan petugas bengkel yang telah ditunjuk oleh PT Pertamina Patra Niaga untuk melayani motor brebet setelah isi BBM Pertamina. Beberapa dokumen yang dilampirkan diantaranya foto kopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), tempat pengisian BBM, sampel dari kendaraan, dan nota pembelian BBM.

Jika dibawa ke bengkel yang bukan mitra yang ditunjuk oleh PT Pertamina Patra Niaga, maka pemilik kendaraan harus punya nota pembelian BBM dan nota perbaikan akibat pengisian Pertalite dari bengkel.

Terdapat 14 Bengkel motor dan 7 bengkel mobil yang ditunjuk PT Pertamina Patra Niaga untuk melayani jasa service bagi kendaraan brebet setelah isi Pertalite atau Pertamax. Yaitu :

KENDARAAN MOTOR

1. PEMS Tahta Motor 2

Jalan Raya Kebonsari nomor 44 Jambangan, Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya

2. PEMS AA Motor

Jalan Menanggal V nomor 47, Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya

3. PEMS Libra Motor

Jalan Manyar nomor 75 Menur Pumpungan, Kecamatan Sukololo, Surabaya

4. PEMS Ban Hien Motor

Jalan Ngagel Rejo Kidul nomor 91 Kelurahan Ngagel Rejo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya

5. PEMS Citra Motor

Jalan Raya Cerme Lor nomor 92 Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik

6. PEMS Bumi Motor

Baca juga: Polres Biak Numfor Tindak Penyalahgunaan 2 Ton Pertalite

Jalan Raya Kemantren nomor 7, Dusun Tulangan Utara, Desa Kemantren, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo

7. PEMS Aneka Motor

Jalan Raya Pabean nomor 41, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo

8. PEMS Kartika Indah Service

Dusun Karangnongko, Desa Pekarungan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.

9. PEMS Sibat Karya Medamas

Jalan Joyoboyo, Desa Bungur, Medaeng, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo

10. Prima Motor

Jalan Raya Deandles nomor 593, Desa Kandangsemangkon, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan

11. Surya Jaya Motor

Jalan Gajah Mada nomor 154, Sukorejo Low, Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro

12. Toni Motor

Jalan Raya Bangilan, Santren, Desa Bangilan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban

13. Budi Motor

Jalan Hayam Wuruk nomor 53, Semanding Barat, Desa Semanding, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

14. PEMS ANNUR Motor

Baca juga: Polsek Gedangan Ungkap Penyalahgunaan Pertalite di SPBU Arjowinangun Malang

Desa Ponokawan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo

KENDARAAN MOBIL

1. PFAS GMA Gayungsari

Jaan Gayungsari Timur VI, Kelurahan Menanggal, Kecamatan, Surabaya

2. PFAS GMP Prapen

Jalan Raya Prapen nomor 18 Panjang Jiwo, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya

3. PFAS GMP Krembangan

Jalan Raya Krembangan Barat nomor 39-45, Krembangan Selatan Kecamatan Kremabangan, Kota Surabaya

4. PFAS GMP Perak

Jalan Ikan Kakap nomor 5, Kelurahan Perak Barat, Kecamatan Krembangan, Surabaya

5. Ariesta

Jalan Raya Cemengkalang, Kabupaten Sidoarjo

6. PFAS Utama Motor 2

Jalan Untung Suropati nomor 113 Pondoksari Klangon, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaen Bojonegoro

7. PFAS Afandi Motor

Jalan Sunan Giri nomor 73 Beringin, Desa Tumenenggungan, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan.

Editor : S. Anwar

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru