Kegiatan sabung ayam di Desa Kepadangan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, kembali beroperasi. Sebelumnya pada Selasa (13/12/2025), gelanggang sabung ayam di Desa Kepadangan dibongkar dan dimusnahkan oleh Polsek Tulangan.
Kembali beroperasinya sabung ayam di Desa Kepadangan dinilai oleh Aris Gunawan, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM FPSR), sebagai lemahnya pengawasan dari Polsek Tulangan dan Polresta Sidoarjo. Meski pihak Polsek Tulangan berkoar akan menindak segala bentuk perjudian di wilayah hukumnya, nyata kegiatan judi sabung ayam kembali beroperasi.
Baca juga: Kapolsek Pandaan Memimpin Penertiban Sabung Ayam di Desa Durensewu
“Jika tidak ada bekingan dari oknum aparat, tidak mungkin sabung ayam di Desa Kepadangan kembali digelar. Karena jika orang awam yang jadi panitianya, pasti takut dengan proses hukum,” kata Aris Gunawan sebagai Ketua LSM FPSR kepada wartawan pada Senin, 29 Desember 2025.
Berlangsungnya kegiatan sabung ayam di Desa Kepadangan dapat dilihat pada Minggu, 28 Desember 2025, saat panitia mengundang para pemain sabung ayam datang ke lokasi gelanggang di Desa Kepadangan. Lokasinya berada di area perkebunan.
Pemain berdatangan membawa ayam jagoannya. Penonton juga berjubel, menonton aksi 2 ekor ayam saling pukul di tengah arena. Di sekitar lokasi, terdapat beberapa orang panitia. Ada yang jadi petugas keamanan, pencatat, dan lainnya.
Baca juga: Polsek Semitau Bakar Arena Sabung Ayam di Desa Sekedau
Seorang pengunjung saat dimintai keterangan menyampaikan, dirinya datang ke lokasi sabung ayam untuk mencari hiburan. Sesekali dia memasang taruhan.
“Yang penting tidak nyolong. Tidak korupsi. Sabung ayam hiburan. Uang-uang sendiri, tidak minta ke pejabat,” katanya pengunjung yang menyebut namanya Cak Faiz.
Baca juga: Polsek Tulangan Bongkar Gelanggang Sabung Ayam di Desa Kepadangan
Dia heran, sabung ayam dibubarkan oleh Polisi. Karena sabung ayam ada sejak zaman dulu dan tidak merupakan tradisi masyarakat. Harusnya, kata dia, yang ditangkap ialah koruptor-koruptor yang menggarong uang negara.
“Sabung ayam malah meningkatkan perekonomian. Warung laris. Menambah lapangan kerja. UMKM (usaha mikro kecil menengah) tumbuh berkat ada sabung ayam. Jadinya, mohon Polsek Tulangan menyadari bahwa ini hiburan rakyat,” ujarnya. (*)
Editor : Redaksi