Perusahaan Tiongkok Mulai Bangun Pabrik Pupuk di Irak

Reporter : Redaksi
Pembangunan pabrik Pupuk di Irak

Kontraktor yang berkantor pusat di Tiongkok, East China Engineering Science dan Technology Company (ECEC), telah memulai pembangunan kompleks pupuk fosfat senilai $2 miliar di wilayah gurun barat Irak, Al-Qaim. Fasilitas tersebut sedang dibangun di wilayah gurun barat Irak, Al-Qaim

Doha Jabbouri, Juru Bicara Kementerian Perindustrian dan Sumber Daya Mineral Irak, mengatakan bahwa pembangunan pabrik pupuk sedang berlangsung dan proyek pabrik pupuk tersebut akan memanfaatkan cadangan fosfat di wilayah Al-Anbar, yang diperkirakan lebih dari 10 miliar ton.

Pada Mei 2025 lalu, Menteri Perindustrian dan Sumber Daya Mineral Irak, Khaled Al-Najm meletakkan batu pertama untuk proyek tersebut, yang akan menghasilkan 1 juta ton diammonium fosfat (DAP) dan 500.000 ton triple super fosfat (TSP) setiap tahunnya setelah beroperasi.

Pada Mei 2024, Kementerian Perindustrian dan Sumber Daya Mineral Irak menandatangani perjanjian dengan perusahaan-perusahaan Irak, Uni Emirat Arab (UEA), dan Amerika Serikat, untuk mengembangkan pabrik belerang dan pupuk.

ARJ Holding yang berbasis di UEA menandatangani perjanjian dengan Kementerian Perindustrian dan Sumber Daya Mineral Irak untuk mendirikan pabrik produksi pupuk fosfat di Baiji dengan kapasitas 249.000 ton per tahun (t/a).

Secara terpisah, Perusahaan Negara Belerang Mishraq (MSSC) menandatangani perjanjian dengan sebuah perusahaan AS yang tidak disebutkan namanya untuk mendirikan pabrik belerang berkapasitas 2,5 juta t/a di ladang Al-Zaka di provinsi Nineveh.

MSSC juga menandatangani perjanjian dengan Perusahaan Al-Rafidain Irak untuk rehabilitasi jalur produksi belerang berkapasitas 1,5 juta t/a di Mosul. (*)

Editor : S. Anwar

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru