Hujan Deras dan Tebing Longsor, Jalur Trenggalek Ponorogo KM 16 Ditutup

Reporter : Redaksi
Batu besar menutupi jalan raya nasional Trenggalek - Ponorogo KM 16 Trenggalek

Tebing setinggi 50 meter di jalan raya nasional Trenggalek - Ponorogo KM 16 masuk Dusun Pacar, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, mengalami longsor pada Selasa (3/3/2026) pukul 17.20 WIB.

Material batu yang sangat besar menutupi seluruh badan jalan. Akibatnya, arus lalu lintas putus total. Sehingga jalur Trenggalek Ponorogo KM 16 ditutup.

Baca juga: Jalur Ponorogo ke Trenggalek Lumpuh Total Tersumpal Material Longsor

Kronologis kejadian sekitar pukul 14.00 WIB, wilayah Kecamatan Tugu terjadi hujan dengan intensitas ringan sampai sedang. Kemudian sekitar pukul 17.20 WIB, tebing setinggi 50 m longsor dengan material batu sangat besar.

Batu tersebut menutupi seluruh badan jalan, sehingga arus lalu lintas putus total. Pukul 17.40 WIB, anggota Koramil 0806/09 Tugu bersama pihak terkait tiba di lokasi dan memasang rambu penutupan arus lalu lintas di pertigaan SPBU Nglongsor.

Baca juga: Pemerintah Ancam Kebebasan Pers Saat Liputan Bencana

Bencana alam tebing longsor yang terjadi di jalan raya nasional Trenggalek - Ponorogo KM 16 masuk wilayah Desa Nglinggis disebabkan oleh kondisi tebing yang labil serta curah hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang mengguyur wilayah tersebut pada siang hari.

Akibatnya, terjadi reruntuhan material batu berukuran sangat besar yang menutup seluruh badan jalan. Arus lali lintas yang terputus, menimbulkan kemacetan yang panjang. 

Baca juga: Analisa Kenapa Pemerintah Tidak Tetapkan Bencana Nasional di Aceh dan Sumatera

Mengingat material longsor berupa batu berukuran sangat besar dan tinggi tebing ± 50 meter, diperlukan penanganan dengan alat berat serta koordinasi lintas instansi terkait percepatan pembersihan badan jalan dan normalisasi arus lalu lintas. (*)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru