Penghapusan Berita Berujung Maaf dari PT Siber Shop Teknologi Indonesia

Reporter : Mahmud
Pernyataan maaf dari PT Siber Shop Teknologi Indonesia yang diunggah melalui situ perusahaan

Rumah Literasi Digital (RLD) mengapresiasi sikap terbuka Founder PT Siber Shop Teknologi Indonesia yang menyampaikan permohonan maaf atas polemik permintaan penghapusan sejumlah konten berita dari media siber. Pernyataan itu dipublikasikan melalui laman resmi perusahaan PT Siber Shop Teknologi Indonesia.

Isi pernyataan permohonan maaf yang disampaikan Founder PT Siber Shop Teknologi Indonesia ialah :

Baca juga: Fenomena Jasa Hapus Berita Potong Jalur Mengancam Media Siber

"Permohonan Maaf kepada Seluruh Pihak

Saya secara pribadi dan atas nama seluruh tim PT Siber Shop Teknologi Indonesia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada redaksi realita co, potretkota com, aktualita id, dan seluruh media yang menerima surat permintaan penghapusan konten dari kami. Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada Forum Pemred SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) Jawa Timur, Rumah Literasi Digital, serta seluruh ekosistem pers Indonesia yang merasa terganggu atas langkah yang diambil oleh tim kami.

Perlu saya sampaikan bahwa seluruh langkah permintaan penghapusan konten yang diajukan kepada berbagai pihak berlangsung tanpa sepengetahuan saya selaku Founder perusahaan. Begitu saya mengetahui situasi ini, saya secara pribadi telah mengambil langkah tegas kepada tim internal kami agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Kami memahami bahwa pendekatan yang digunakan oleh tim kami menimbulkan kekhawatiran di kalangan insan pers terkait independensi jurnalistik dan kebebasan pers. Hal ini sama sekali bukan niat perusahaan kami. PTSiber Shop Teknologi Indonesia menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi yang tidak boleh dikompromikan dan akan selalu kami jaga dalam setiap langkah operasional perusahaan ke depannya."

Menanggapi pernyataan tersebut, Ketua Rukun Warta Rumah Literasi Digital, Fatchur Rohman menilai, langkah penyampaian permohonan maaf secara terbuka Founder PT Siber Shop Teknologi Indonesia merupakan bentuk tanggung jawab yang patut dihargai. Dalam setiap dinamika yang terjadi antara narasumber, perusahaan, dan media massa, komunikasi yang terbuka dan penghormatan terhadap mekanisme yang berlaku merupakan fondasi penting dalam menjaga iklim demokrasi dan kebebasan berekspresi.

Ketua Rukun Warta Rumah Literasi Digital menyampaikan bahwa peristiwa ini hendaknya menjadi pembelajaran bersama bagi seluruh pihak mengenai pentingnya memahami ekosistem pers, regulasi yang mengaturnya, serta mekanisme penyelesaian sengketa pemberitaan yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan dan Kode Etik Jurnalistik.

"Kami meyakini bahwa setiap pihak memiliki hak untuk mengajukan keberatan terhadap suatu pemberitaan. Namun, keberatan tersebut sebaiknya disampaikan melalui mekanisme yang telah tersedia, seperti hak jawab, hak koreksi, atau jalur penyelesaian sengketa pers yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, prinsip kebebasan pers dan hak publik atas informasi tetap terjaga," ujar Fatchur Rohman.

Ketua Rukun Warta Rumah Literasi Digital juga menegaskan bahwa tantangan dunia digital saat ini semakin kompleks. Di satu sisi, media dituntut untuk menjaga akurasi, independensi, dan profesionalisme. Di sisi lain, masyarakat, pelaku usaha, maupun institusi juga perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai etika digital dan tata kelola informasi di ruang publik.

Oleh karena itu, Ketua Rukun Warta Rumah Literasi Digital mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk perusahaan teknologi, media massa, organisasi pers, komunitas literasi digital, akademisi, serta masyarakat luas untuk bersama-sama membangun ekosistem informasi yang sehat, terbuka, dan bertanggung jawab.

"Kami tidak melihat peristiwa ini sebagai ruang untuk saling menyalahkan, melainkan sebagai momentum untuk memperkuat literasi digital, meningkatkan pemahaman terhadap etika jurnalistik, dan membangun dialog yang lebih konstruktif antara media dan para pihak yang menjadi objek pemberitaan," lanjutnya.

Ketua Rukun Warta Rumah Literasi Digital menyampaikan apresiasi kepada media-media yang tetap menjunjung profesionalisme jurnalistik serta kepada organisasi pers yang aktif mengawal kebebasan pers dan independensi redaksi. Nilai-nilai tersebut merupakan aset penting dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.

Ke depan, Rumah Literasi Digital siap berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan teknologi dan komunitas media, dalam kegiatan edukasi, diskusi publik, pelatihan literasi digital, maupun penguatan pemahaman mengenai etika jurnalistik dan tata kelola informasi digital.

Melalui semangat kolaborasi dan saling menghormati, RLD berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menciptakan ruang informasi yang sehat, berintegritas, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (*)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru