Mengenal Jenderal Bambang Hendarso Danuri

Reporter : Redaksi
Jenderal Bambang Hendarso Danuri

Di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), nama Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Bambang Hendarso Danuri, M.M. merupakan sosok yang sangat berpengaruh dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Pria yang akrab disapa BHD ini memimpin institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) sejak 1 Oktober 2008 hingga 22 Oktober 2010.

Di balik rekam jejaknya yang cemerlang di Korps Bhayangkara, ada fakta unik dari kehidupan pribadinya yang jarang diketahui publik: ia merupakan adik kandung dari seorang perwira tinggi TNI.

Baca juga: Perwira Tinggi Polri yang Dimutasi Kapolri di Akhir Tahun 2025

Sinergi TNI-Polri di Dalam Rumah

Darah pengabdian kepada bangsa dan negara ternyata mengalir sangat kental di keluarga Jenderal Bambang Hendarso Danuri. Pria kelahiran Bogor, 10 Oktober 1952 ini merupakan adik kandung dari Mayor Jenderal TNI (Purn.) Tri Tamtomo.

Bagi dunia militer, nama Tri Tamtomo bukanlah sosok sembarangan. Ia adalah perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang pernah mengemban amanah krusial sebagai Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Pangdam I/BB). Hubungan kakak-adik kandung yang sama-sama sukses meraih pangkat jenderal di dua institusi berbeda ini menjadi potret nyata dari sinergi, kekompakan, dan dedikasi tinggi TNI-Polri yang lahir dari satu rahim keluarga.

Matang di Dunia Reserse dan Kriminal

Sebelum dipercaya oleh Presiden SBY untuk menduduki takhta tertinggi sebagai Kapolri ke-19 menggantikan Jenderal Polisi Sutanto, Bambang Hendarso Danuri mengawali langkahnya dari Akademi Kepolisian (Akpol) dan lulus pada tahun 1974.

Guna memperdalam keahliannya, ia melanjutkan studi di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) serta memperluas wawasan manajemennya di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IGI Jakarta.

Sepanjang dinas aktifnya di kepolisian, Bambang dikenal sebagai perwira yang sangat matang di bidang reserse. Kemampuannya dalam mengendus dan membongkar berbagai kasus kriminal membuatnya dipercaya memegang sejumlah tongkat komando penting, antara lain:

Baca juga: Daftar Tim Transformasi Reformasi Polri

Kapolda Kalimantan Selatan

Kapolda Sumatera Utara

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri

Jabatan sebagai Kabareskrim inilah yang menjadi batu loncatan terakhir bagi Bambang. Keberhasilannya dalam memimpin jajaran reserse seluruh Indonesia membuat namanya diusulkan sebagai calon tunggal Kapolri hingga akhirnya resmi dilantik di istana.

Baca juga: Arradina Zessa Devy Perwira Tinggi Polri Perempuan di Tengah Kepungan Pria

Menjaga Kamtibmas dan Kehidupan Pasca-Purnatugas

Selama dua tahun menakhodai Polri, Jenderal Bambang Hendarso Danuri fokus pada program akselerasi reformasi birokrasi di tubuh kepolisian. Di masanya pula, Polri sangat gencar melakukan penegakan hukum terhadap jaringan terorisme internasional yang sempat mengancam keamanan tanah air.

Dalam kehidupan pribadinya, Bambang didampingi oleh sang istri tercinta, Nanny Hartiningsih. Setelah melepaskan masa dinas aktifnya pada akhir Oktober 2010, sang jenderal memilih untuk menikmati masa purnatugasnya bersama keluarga tercinta, namun namanya tetap dikenang sebagai salah satu putra terbaik yang pernah dimiliki oleh Kepolisian Republik Indonesia. (*)

*) Source : Nasrul Koto

Editor : Bambang Harianto

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru