Jejak Politik Muhaimin Iskandar dari Aktivis Kampus hingga Menteri

Reporter : Mula Eka P.
Muhaimin Iskandar saat jadi aktivis PMII UGM Yogyakarta

Muhaimin Iskandar merupakan tokoh politik nasional. Dia sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat di Kabinet Merah Putih era pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming, yang dijabatnya sejak tahun 2024.

Gus Imin, sapaan Muhaimin Iskandar, memperoleh berbagai jabatan di Pemerintahan dan Legislatif bukan tanpa peluh. Jejak politiknya sudah di asah sejak kecil. Bagaimana jejak politik suami dari Rustini Murtadho (Anggota DPR RI Fraksi PKB periode 2024-2029) tersebut, berikut ulasannya.

Baca juga: Muscab PKB Pasuruan, Muncul 8 Nama Bakal Calon Ketua

Saat duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), Muhaimin Iskandar pernah dimarahin Tentara karena dianggap main politik-politikan. Sejak itu, rasa penasaran terhadap isu sosial-politik semakin menjadi-jadi. Tahun 1985, ia masuk kuliah di Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Pada tahun 1990, menjadi Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Yogyakarta. Karena jiwa aktivisnya yang semakin menggelora, pada tahun 1994, ia terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar PMII.

Lulus dari UGM, Muhaimin Iskandar menikah dengan Rustini Murtadho, yaitu seorang perempuan yang didekatinya saat perempuan itu menjadi panitia pelatihan kader di PMII.

Baca juga: Kader Senior Balek Rumah Ramaikan Bursa Ketua DPC PKB Pasuruan

Seiring waktu, Muhaimin Iskandar ditunjuk Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjadi Tim Asistensi pembentukan dan pendirian Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di tahun 1998. Muhaimin Iskandar ditunjuk menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) pertama partai besutan Nahdlatul Ulama tersebut.

Lalu Muhaimin Iskandar menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada tahun 1999, dan berhasil melenggang menempati posisi Wakil Ketua DPR RI. Saat itu, usianya baru 33 tahun.

Kemudian Muhaimin Iskandar terpilih menjadi Ketua Umum DPP PKB pada tahun 2005. Saat itu usianya 38 tahun. Karir politiknya makin moncer.

Baca juga: Nama Yusuf Daniyal Disebut Jadi Direktur PT Persekabpas Laskar Sakera

Muhaimin Iskandar menjadi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono - Boediono (Kabinet Bersatu II). Saat itu, Muhaimin Iskandar mampu membangkitkan perolehan suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hingga 11,2 juta suara pada pemilihan umum (pemilu) tahun 2014. Pada pemilu tahun 2009, perolehan suara PKB sebesar 5,1 juta suara.

Muhaimin Iskandar memimpin Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hingga partai besutan para Kiai tersebut mendapatkan 58 kursi atau 13,5 juta suara pada pemilu tahun 2019. (*)

Editor : S. Anwar

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru