Sun Yat-sen lahir pada tahun 1866 di Guangdong, China atau Tiongkok, wilayah yang memiliki komunitas Hakka cukup besar. Budaya Hakka yang dikenal dekat dengan perjuangan, pendidikan, dan kerja keras dianggap ikut membentuk karakter kepemimpinannya sejak muda.
Tokoh Di Balik Revolusi 1911
Baca juga: Upaya China Menguasai Taiwan Dalam 90 Hari ke Depan
Saat Tiongkok mengalami krisis di bawah Dinasti Qing, Sun Yat-sen menjadi salah satu tokoh utama yang memimpin gerakan Revolusi Xinhai tahun 1911, yang berhasil mengakhiri sistem kekaisaran Dinasti Qing dan menjadi titik awal lahirnya Republik Tiongkok.
Bapak Republik Tiongkok
Baca juga: Analisis China Tidak Ikut Campur dalam Perang Iran Israel dan Amerika Serikat
Setelah revolusi berhasil, Sun Yat-sen dikenal luas sebagai "Bapak Republik Tiongkok", memperkenalkan gagasan tentang nasionalisme, demokrasi, dan kesejahteraan rakyat yang kemudian menjadi dasar perubahan besar dalam sejarah modern China.
Jejak Hakka Dalam Sejarah Dunia
Baca juga: Kisah Hidup Xi Jinping, Pernah di Asingkan di Desa untuk Belajar Hidup
Bagi banyak komunitas Hakka, Sun Yat-sen bukan hanya tokoh revolusi, tetapi juga simbol bagaimana diaspora Hakka ikut memberi pengaruh besar dalam sejarah dunia modern. Namanya masih dihormati hingga sekarang di Tiongkok maupun komunita Tionghoa di berbagai negara. (*)
Editor : S. Anwar