Rahasia Sumber Sumur Air Zamzam

Reporter : Redaksi
Sumur air Zamzam

Dipompa 8.000 liter per detik selama 24 jam penuh tanpa henti. Level airnya turun, tapi hanya 11 menit setelah pompa dimatiin, airnya sudah balik ke posisi semula. 

Ini bukan keajaiban tanpa penjelasan. Jawabannya ada di bawah lembah Mekah, Arab Saudi. Sumur zamzam dikelilingi lapisan pasir dan kerikil sedalam sekitar 13 meter seperti spons raksasa yang nyerap setiap tetes hujan. Di bawahnya batu granit dengan ribuan retakan kecil bekerja seperti jaringan pipa alami.

 Air dari pegunungan sekitar Mekah mengalir pelan melalui retakan itu langsung menuju sumur. Kecepatan 11 menit itu bukan kebetulan. Akuifer di bawah lembah Mekah berada di bawah tekanan konstan dari seluruh penjuru pegunungan. 

Saat sumur dikosongin, perbedaan tekanan itu langsung dorong air masuk dari semua sisi sekaligus bukan dari satu arah aja. Sumur ini bukan sekadar lubang berisi air. Ia ujung dari sistem tekanan yang bekerja 24 jam. 

Sumur Zamzam adalah sistem pemanen air yang sempurna dan sudah bekerja sejak zaman Nabi Ibrahim. Mekah rata-rata hanya dapet 100 mm hujan per tahun, tapi sekalinya hujan, turun deres langsung. 

Batuan granit dan pasir di lembah Wadi Ibrahim menangkap semuanya, menyimpannya di bawah tanah agar tidak menguap, lalu menyalurkannya pelan-pelan ke sumur. 

Ribuan tahun selalu begitu tidak pernah berhenti. Yang menarik bukan cuma fakta bahwa air Zamzam nggak pernah habis. Tapi gimana alam bekerja atas izin Allah dengan presisi yang nggak butuh kita pahami dulu untuk bisa kita rasakan manfaatnya. 

Ribuan tahun manusia minum dari sini tanpa tau mekanismenya dan saat sains bisa jelasin jawabannya justru makin bikin kagum. (*)

Editor : S. Anwar

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru