Bambang Bayu Suseno, Dari Sopir Angkot Menjadi Bupati Muaro Jambi

Reporter : Redaksi
Bambang Bayu Suseno

Dinamika politik selalu melahirkan kejutan, dan panggung Pilkada Muaro Jambi 2024 menjadi saksi bisu ketangguhan seorang Bambang Bayu Suseno atau yang akrab disapa BBS. Sempat "ditinggal" oleh partainya sendiri, mantan Wakil Bupati Muaro Jambi periode 2017–2022 ini justru melenggang sukses memenangkan kursi nomor satu di Bumi Sailun Salimbai.

Kini, pria kelahiran 14 April 1972 tersebut telah resmi mengemban amanah baru sebagai Bupati Muaro Jambi setelah dilantik dalam prosesi kenegaraan di Istana Kepresidenan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 lalu.

Baca juga: Bupati Muaro Jambi Mendzolimi Pensiunan Guru TK

Tempaan Disiplin Anak Kolong dan Aspal Jambi

Lahir sebagai anak keenam dari sembilan bersaudara, BBS tumbuh dalam lingkungan keluarga Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sebagai anak prajurit, ia sudah kenyang dengan kehidupan yang berpindah-pindah. Sejak kelas 5 SD hingga SMP, ia bahkan sudah dititipkan orang tuanya untuk mandiri di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, sebelum akhirnya melanjutkan SMA di Kota Palembang.

Meskipun menyandang status sebagai "anak kolong", BBS tidak bermanja-manja. Karakter mandiri dan kerja kerasnya justru teruji di jalanan. Saat menembus bangku kuliah di Jurusan Pertanian Universitas Jambi, BBS tidak canggung mencari biaya tambahan secara mandiri.

"Setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu, mahasiswa Pertanian Unja yang ngekos di Telanaipura ini memilih narik angkot jalur Pasar-Telanaipura demi menyambung hidup dan membiayai kuliahnya."

Konsistensi Dua Dekade dan Ujian Politik

Karier politik Bambang Bayu Suseno sejatinya berakar kuat di Partai Amanat Nasional (PAN) sejak tahun 1999. Sempat gagal pada debut pertamanya di Pemilu 2004, Bambang Bayu Suseno tidak patah arang. Ia membuktikan kapasitasnya dengan sukses terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Jambi selama dua periode berturut-turut (2009–2014 dan 2014–2019).

Karier politiknya kian melejit saat ia maju dalam Pilbup Muaro Jambi 2017 sebagai Wakil Bupati, mendampingi Masnah Busro untuk periode 2017–2022.

Namun, ujian sesungguhnya datang pada Pilkada Serentak 2024. Langkah BBS untuk maju sebagai calon Bupati sempat terjegal di internal parpol karena PAN memilih mengusung mantan pasangannya, Masnah Busro.

Menembus Badai: Menang Bersama Koalisi Rakyat

Ditinggal kendaraan politik lamanya tidak membuat BBS surut langkah. Menggandeng Junaidi Mahir—Ketua DPD Perindo Muaro Jambi sekaligus adik kandung mantan Bupati legendaris Burhanuddin Mahir—BBS membangun poros baru.

Duet BBS-Junaidi didukung oleh koalisi lincah empat partai non-parlemen dominan: PKB, PKS, Perindo, dan PSI. Strategi pergerakan akar rumput yang masif terbukti efektif membalikkan keadaan dalam kontestasi yang sangat sengit.

Berdasarkan pleno rekapitulasi KPU Kabupaten Muaro Jambi, pasangan BBS-Junaidi Mahir keluar sebagai pemenang setelah sukses mengunci 73.367 suara atau setara 31,76�ri total suara sah.

Perjalanan panjang dari seorang mahasiswa yang mengemudikan angkot di akhir pekan, melewati badai internal politik, kini berbuah manis. Bambang Bayu Suseno siap mengemudikan arah baru pembangunan Kabupaten Muaro Jambi menuju gerbang kesejahteraan yang lebih merata. (*)

Editor : S. Anwar

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru