Kucing-kucingan antara pemain sabung ayam dan Kepolisian terjadi di Kabupaten Sidoarjo. Sempat dilakukan penggrebekan oleh Polisi di lokasi arena sabung ayam, kini arena sabung ayam tersebut kembali beroperasi.
Bahkan, para pemainnya secara terang-terangan mempertontonkan kegiatan yang berdampak negatif terhadap lingkungan sekitarnya ini. Warga sekitar yang menyaksikan sabung ayam tersebut tidak berani menegur apalagi melarang.
Baca juga: Wabup Sidoarjo Diminta Gelar Operasi Pekat di Arena Sabung Ayam di Klurak
"Takut," kata warga yang tak ingin disebutkan namanya, saat diwawancarai Media Lintasperkoro.com, Senin 4 September 2024.
Dia hanya bisa menyaksikan segerombolan orang yang sedang asyik bertaruh adu ayam dari kejauhan. Dari informasi yang didapatnya, taruhannya sampai jutaan rupiah. Pemain dan penontonnya datang dari berbagai daerah, tidak cuma warga lokal.
Baca juga: Sabung Ayam di Desa Bumi Asih Digrebek Polsek Palas
Saat akhir pekan, pengunjung arena tersebut tambah ramai. Yang bikin risih warga, mereka ada yang teriak-teriak saat ayam sedang berlaga.
"Dibilang risih, ya gitu. Kami terganggu sekali. Orang sini cuma nyediakan kalangannya (arena sabung). Bebeapa wajah mereka gak aku kenal. Mungkin dari luar desa sini," katanya.
Baca juga: Polres Bima Grebek Arena Sabung Ayam di Jatiwangi
Harapanya, Polisi turun untuk menertibkan arena sabung ayam di wilayahnya. Jika tidak ditertibkan, dikhawatirkan berdampak buruk terhadap lingkungannya. (*)
Editor : Bambang Harianto