Iskandar Halim hendak berangkat dari Bandar Udara (Bandara) Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, tujuan Jakarta. Dia hendak berangkat menggunakan moda transportasi udara Citilink.
Tapi dia sangat kecewa dengan pelayanan maskapai Citilink. Lantaran ada dua bangku pesawat Citilink masih kosong tapi tidak diberikan tiket keberangkatan oleh maskapai Citilink.
Baca juga: Ali Ribat Rahmatulloh Jadi Terdakwa Penghinaan Lambang Garuda Pancasila
"Saya di Bandara Pontianak memesan tiket Pesawat Citilink, tidak mendapatkan tiket. Pengakuan maskapai Citilink bahwa pesawat penuh. Rekan saya yang naik Pesawat Citilink menyebutkan masih ada dua bangku yang kosong, kemudian pintu ditutup dan terbang," kata Iskandar Halim, pada Jumat (14/2/2025).
Baca juga: Komitmen TNI dan Garuda Indonesia Dukung Perdamaian Dunia
Iskandar mengatakan, Pesawat Citilink anak dari perusahaan Garuda Indonesia telah melakukan pembohongan terhadap masyarakat membutuhkan penerbangan dari Pontianak ke Jakarta.
"Terjadi pembohongan maskapai Citilink terhadap kami yang hendak melakukan perjalanan, karena kami habis sidang di Pontianak. Saya sebagai kuasa hukum atau lawyer sangat kecewa dengan pelayanan maskapai Citilink," ujar Iskandar, seorang yang berprofesi sebagai advokat.
Iskandar meminta, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia memperhatikan pegawai yang ada di bandara terutama di Bandara Pontianak.
Baca juga: SEKARGA Menjawab Tentang Penggunaan Tiket ID untuk Karyawan Garuda Indonesia
"Kami sangat kecewa karena masih ada bangku yang kosong tetapi dikatakan sudah penuh. Ada apa dengan Citilink? Ini perlu diperiksa," pinta Iskandar. (*Anhar)
Editor : Bambang Harianto