UNESA Gelar Edukasi Literasi Digital untuk Karang Taruna Kebraon Indah Permai
Program Studi S1 Ekonomi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar kegiatan edukasi literasi digital yang diikuti oleh Karang Taruna dan pengurus RW 13 Kebraon Indah Permai, Kecamatan Karangpilang, Kota Surabaya. Pamateri dalam edukasi tersebut ialah Dosen UNESA, Dr. Aini Nur Furoifa, S.E., M.E.
Kegiatan edukasi literasi digital yang digelar Program Studi S1 Ekonomi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNESA tersebut dilatarbelakangi tingginya masyarakat Indonesia mengakses media sosial.
Rata-rata waktu yang dihabiskan oleh masyarakat Indonesia untuk mengakses media sosial adalah 188 menit, atau setara dengan 3 jam 8 menit setiap harinya. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata global yang hanya 144 menit, atau 2 jam 21 menit, berdasarkan data dari goodstats (2025).
Dalam materi presentasinya, Dr. Aini Nur Furoifa mengajak para peserta untuk merenungkan kebiasaan mereka dalam menggunakan media sosial sehari-hari, mulai dari bangun tidur, saat menunggu, mengantre, hingga berkumpul dengan teman-teman.
Dr. Aini Nur Furoifa selaku pemateri literasi digital dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menekankan bahwa media sosial sering kali digunakan secara pasif tanpa disadari, meskipun potensinya jauh lebih besar daripada sekadar sebagai sarana hiburan.
"Media sosial bukan hanya sekadar tempat untuk mencari hiburan, tetapi juga merupakan wadah untuk belajar, berkolaborasi, membangun jaringan, bahkan menciptakan peluang ekonomi. Yang paling penting adalah bagaimana kita memanfaatkannya dengan bijak, kreatif, dan bertanggung jawab," kata Dr. Aini Nur Furoifa di hadapan anggota Karang Taruna RW 13 Kebraon Indah Permai.
Selain membahas pola konsumsi media sosial, juga diperkenalkan aspek etika dan hukum dalam penggunaan internet, termasuk prinsip Ten Commandments of Computer Ethics dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Para peserta dari anggota Karang Taruna RW 13 Kebraon Indah Permai diajak untuk lebih kritis dalam memverifikasi informasi sebelum membagikannya, guna mencegah penyebaran hoaks, cyberbullying, dan pelanggaran privasi di dunia digital.
Ketua RW 13 Kebraon Indah Permai, Setiagil Amari menyambut positif kegiatan edukasi literasi digital yang dilaksanakan oleh Program Studi S1 Ekonomi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UNESA. Karang Taruna RW 13 Kebraon Indah Permai dikenal memiliki berbagai prestasi, mulai dari masuk dalam 10 besar Cak dan Ning Surabaya hingga meraih juara di Kejuaraan Nasional Taekwondo Jawa Timur.
"Materi ini sangat bermanfaat, sehingga kami berharap pelatihan ini dapat memperluas wawasan dan pengetahuan bagi kalian semua," ujarnya.
Di akhir sesi, diperkenalkan pendekatan Penta Helix yang mendorong kerja sama antara akademisi, Pemerintah, sektor bisnis, komunitas, dan media untuk membangun ekosistem digital yang sehat serta membuka peluang ekonomi kreatif bagi generasi muda. Edukasi literasi digital dalam program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diinisiasi oleh Program Studi S1 Ekonomi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UNESA tersebut merupakan salah satu bentuk kolaborasi antara kampus dan masyarakat dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital secara lebih produktif dan bertanggung jawab. (*)
Editor : Redaksi