Plywood Kayu Lapis Tropis Jadi Incaran Pasar Jepang

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Plywood kayu lapis tropis
Plywood kayu lapis tropis
grosir-buah-surabaya

Negara Jepang dikenal sebagai produksi industri konstruksi dan interior yang memerlukan bahan baku kayu lapis. Tak disangka plywood kayu lapis tropis asal Jawa Tengah (Jateng) mampu berdaya saing di pasar internasional.

“Kayu lapis tropis Jateng memiliki karakteristik serat dan jenis kayu kuat, kokoh sehingga menjadi pilihan utama sebagai bahan konstruksi dan lantai (parquet). Jepang mengutamakan kualitas keberlanjutan. Implementasi Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) memberikan jaminan bahwa produk kayu lapis dikelola secara lestari memenuhi Japanese Agricultural Standard (JAS),” ungkap Hari Yuwono Ady selaku Kepala Karantina Jawa Tengah.

Kabupaten Temanggung salah satu sentra produksi kayu olahan kembali hadir menjadi pemasok kayu lapis terbesar di Jateng. Seiring pangsa pasar di Jepang yang terus tumbuh positif memacu produsen kayu meningkatkan produksi kayu lapis menghasilkan produk lebih berlimpah berkualitas internasional. Permintaan kayu lapis secara rutin berkelanjutan menjadi peluang pasar yang kian menjanjikan.

Kali ini petugas karantina melakukan pemeriksaan fisik dan kesehatan terhadap kayu lapis plywood sejumlah 18 meter kubik senilai 360 juta rupiah di gudang penyimpanan salah satu produsen kayu olahan di Kabupaten Temanggung, pada Sabtu (9/5/2026). Serangkaian tindakan karantina dilakukan untuk menjamin ratusan juta rupiah kayu lapis tersebut diterima memenuhi persyaratan teknis pemasukan ke Jepang.

Setelah dinyatakan bebas dari target organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) selanjutnya diterbitakan Phytosanitary Certificate. Selain itu penataan pemuatan kayu lapis di dalam kontainer disertai pengganjal kemasan kayu agar aman selama perjalanan. Tentunya kemasan kayu tersebut dilengkapi marking sesuai ketentuan ISPM 15, menggunakan perlakuan heat treatment.

Hari Yuwono Ady menambahkan Karantina Jateng memiliki komitmen kuat berperan sebagai economic tools memfasilitasi perdagangan internasional, memastikan produk ekspor kayu lapis plywood asal Jawa Tengah tetap terjaga kredibilitas komoditas unggul dan meminimalisir risiko penolakan atau pemusnahan di negara tujuan. (*)