Nama Ade Ary Syam Indradi kerap mewarnai media massa. Setiap terjadi tindakan kriminal di wilayah Jakarta, Ade Ary Syam Indradi yang menjadi corong informasi dar Kepolisian khususnya di Polda Metro Jaya.
Bawaannya tenang dan runtut dalam menjelaskan peristiwa dugaan tindak pidana, membuatnya dikagumi masyarakat. Dari penilaian sebagian besar wartawan yang merupakan mitra kerjanya, Ade Ary Syam Indradi disebut sebagai pribadi yang responsif.
Kini, tugas Ade Ary Syam Indradi sebagai Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya telah berakhir. Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mempromosikan Ade Ary Syam Indradi dari pangkat Komisaris Besar (Kombes) menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen), yaitu Jenderal Polisi bintang satu.
Dengan pangkat Brigjen, Ade Ary Syam Indradi ditunjuk sebagai Kepala Biro Multimedia (Karo Mulmed) Divisi Hubungan Masyarakat (Div Humas) Polri. Penunjukkan Ade Ary ini tertuang dalam keputusan nomor Kep/1186/VIII/2025 tanggal 5 Agustus 2025 dan surat telegram (ST) bernomor ST/1764/VIII/KEP./2025 tanggal 5 Agustus 2025.
Karir Kombes Ade Ary Syam Indradi sebelum menjabat Kabid Humas Polda Metro Jaya, sebelumnya menjadi Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kapolresta Pontianak, Kapolres Tangerang, Kapolres Karawang dan Kapolres Cimahi.
Ade Ary Syam Indradi lulusan SMA Taruna Nusantara (Tarnus) Angkatan ke-3 tahun 1995 dan lulusan terbaik nomor 2 dari Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1998. Ade Ary Syam Indradi yang berusia 48 tahun lebih banyak berkarier di bidang reserse.
Saat berpangkat Komisaris Polisi (Kompol), Ade Ary Syam Indradi menjadi Staf Pribadi Pimpinan (SPRI) Kapolda Metro Jaya, yang saat itu Irjen Pol Untung S Rajab pada tahun 2011. Kemudian Ade Ary Syam Indradi dipercaya menjadi Staf Pribadi Pimpinan (SPRI) dari 3 Kapolri, yaitu Jenderal Pol Timur Pradopo, Jenderal Pol Sutarman dan Jenderal Pol Badrodin Haiti. (*)
Editor : Bambang Harianto