Warga Dusun Semambung Buka Blokade Jalan ke PT Dayasa Aria Prima

Reporter : Anang Supriyanto
Warga saat membuka blokade jalan ke PT Dayasa Aria Prima

Warga Dusun Semambung, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, membuka akses jalan ke PT Dayasa Aria Prima yang sebelumnya diblokade sejak Senin malam, 22 September 2025. Pembukaan akses jalan dilakukan pada Jumat siang, 26 September 2025.

Salah seorang warga bertutur, pembukaan akses jalan ke PT Dayasa Aria Prima dilakukan warga Dusun Semambung setelah terjadi kesepakatan antara warga dengan pihak PT Dayasa Aria Prima. Salah satu poin kesepakatan ialah memenuhi tuntutan warga Dusun Semambung terkait dengan penyerapan tenaga kerja.

Baca juga: Warga Dusun Semambung akan Standby 30 Hari di PT Dayasa Aria Prima

“Dari kesepakatan tadi, pihak PT Dayasa Aria Prima berjanji akan merekrut tenaga kerja dari warga Dusun Semambung. PT Dayasa Aria Prima meminta waktu sampai 13 Oktober 2025. Jika tenggat waktu tersebut tidak dipenuhi, maka kami akan menutup lagi akses jalan tersebut,” kata seorang warga Dusun Semambung melalui sambungan telpon kepada Lintasperkoro. com, pada Jumat 26 September 2025.

Tuntutan warga Dusun Semambung lainnya yang perlu dipenuhi PT Dayasa Aria Prima ialah permintaan maaf dari Hubungan Masyarakat (Humas) PT Dayasa Aria Prima, Aji Ramadhlan yang tidak mengakui jika ada suara bising yang ditimbulkan oleh mesin penyedot air PT Dayasa Aria Prima dan bau. Atas pernyataan Aji Ramadhlan, warga Dusun Semambung merasa sakit hati karena suara bising dan bau tersebut bukan dibuat-buat oleh warga, melainkan nyata adanya.

Baca juga: Warga Dusun Semambung akan Demo PT Dayasa Aria Prima

“Kami minta Humas (PT Dayasa Aria Prima) meluruskan soal pernyataannya yang tidak mengakui suara bising dari pompa air,” desaknya.

Dalam pernyataan sebelumnya di Lintasperkoro. com, Humas PT Dayasa Aria Prima, Aji Ramadhlan membantah jika aksi warga dipicu oleh mesin pompa air milik perusahaan. Aji Ramadhlan menyebutkan, yang dikeluhkan warga Dusun Semambung bukan terkait kebisingan dari pompa air.

Baca juga: PT Dayasa Aria Prima Dianggap Ingkar Janji

"Yang saya terima laporannya bukan seperti itu. Mungkin bisa dicari dulu informasinya yang tepat. Jadi mohon maaf, mungkin kurang tepat informasi yang 'njenengan' terima," jelas Aji Ramadhlan melalui tanggapannya saat dihubungi Lintasperkoro. com pada Selasa, 23 September 2025. (*)

Editor : Bambang Harianto

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru