Kabupaten Gresik sebagai daerah industry mematok target pertumbuhan ekonomo di tahun 2025 sebesar 5,2%. Target tersebut lebih tinggi dari pencapaian pertumbuhan ekonomi tahun 2024 sebesar 4,79%.
Secara berturut-turut, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gresik sejak tahun 2020 sampai tahun 2024 yaitu tahun 2020 (-3,68%), 2021 (3,79%), 2022 (7,38%), 2023 (4,62%), 2024 (4,79%). Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gresik selama 5 tahun terakhir menunjukkan fluktuasi dengan kontraksi terdalam terjadi pada tahun 2020, yakni turun pada angka -3,68 %.
Kontraksi tersebut dipengaruhi oleh menurunnya produksi di sebagian besar lapangan usaha yang sudah bebas dari pengaruh inflasi. Salah satu faktor yang mendominasi lesunya kegiatan ekonomi yaitu adanya pandemi COVID-19 yang berdampak langsung pada perekonomian, tidak hanya di Kabupaten Gresik tetapi juga perekonomian secara global.
Pada tahun 2022, Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Gresik kembali naik dengan nilai yang cukup signifikan. Berdasarkan laju pertumbuhan produk domestik regional bruto atas dasar harga konstan 2022 menurut lapangan usaha, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Gresik pada tahun 2022 mencapai Rp.108.796,88. Angka tersebut meningkat dari Rp101.318,69 pada tahun 2021.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa terjadi perubahan arah yang signifikan dari pertumbuhan ekonomi negatif pada tahun sebelumnya menjadi pertumbuhan ekonomi positif yang mengindikasikan adanya peningkatan aktifitas ekonomi pada tahun berjalan. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan pertumbuhan ekonomi pada hampir semua sektor lapangan usaha di Kabupaten Gresik.
Peningkatan aktivitas ekonomi berdasarkan lapangan usaha yang mengalami peningkatan yang signifikan pada tahun 2022 dibandingkan dengan tahun 2021 terjadi sektor jasa lainnya 19�n sektor Transportasi dan Pergudangan 13,96%.
Sementara itu kinerja pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gresik pada sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang sebesar 3,51% pada tahun 2022 turun dari tahun 2021 dengan nilai sebelumnya sebesar 10,23%. Pada sisi pengeluaran, Pertumbuhan ekonomi (economic growth) merupakan agregat makro lain yang dapat diturunkan dari data PDRB, yang menggambarkan kinerja pembangunan di bidang ekonomi.
Perekonomian Kabupaten Gresik tahun 2024 yang diukur berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 188.604,51 miliar dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 119.274,42 miliar.
Ekonomi Kabupaten Gresik tahun 2024 dibandingkan tahun 2023 mengalami pertumbuhan sebesar 4,79 persen. Dari sisi produksi, lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 8,88 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 13,04 persen.
Struktur perekonomian Kabupaten Gresik tahun 2024 dari sisi produksi didominasi oleh lapangan usaha Industri Pengolahan sebesar 51,25 persen. Sementara itu, komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga mendominasi perekonomian Kabupaten Gresik dari sisi pengeluaran sebesar 61,27 persen. (*)
Editor : Bambang Harianto