Pohon jenis pasang di tebing Gunung Lawu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tumbang dan menutup atau mengunci jalur dua arah, pada Sabtu (15/11/2025). Peristiwa itu dipicu adanya curah hujan intensitas ringan (kemricik), yang berlangsung cukup lama pada Sabtu dini hari.
Pohon yang melintang itu berukuran lingkar 90 sentimeter, dengan panjang lebih 12 meter. Pohon tersebut ambruk dari tebing setinggi 10 meter, yang tanahnya labil akibat hujan.
Baca juga: Bocah Asal Desa Pragak Magetan Tewas Saat Mengail Ikan di Sungai
Tertutupnya jalur dua arah, baik dari Magetan maupun Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, tujuan pintu masuk pendakian Cemoro Sewu sempat terganggu beberapa saat, sebelum adanya pembersihan pihak BPBD Kabupaten Magetan.
Di sekitar titik tumbangnya pohon itu juga terdapat tanah longsor yang tidak begitu parah. Namun begitu, muntahan material longsor yang menutup sebagian kecil ruas jalur, juga sempat mengganggu arus lalu lintas.
Baca juga: Magetan Heboh, Pria Tewas Tersengat Listrik di Atas Pohon
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan, personel TNI, Polri dan sejumlah relawan kebencanaan langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Material alam yang menutup jalur langsung dibersihkan dan disingkirkan menggunakan peralatan bermotor.
"Iya ada pohon tumbang dan tanah longsor. Itu akibat hujan intensitas ringan sejak dini hari Sabtu. Pohon jenis pasang lingkar batang 90 sentimeter, tumbang dari tebing setinggi 10 meter. Jalur tertutup total. Namun sekarang sudah selesai dibersihkan tim BPBD," kata Operator Pusdalops BPBD Kabupaten Magetan, Reny Wahyu Puspita Sari, dalam pesan pendek menjawab koresponden.
Baca juga: Dandim Magetan Mendampingi Gubernur Jawa Timur Tinjau Posko Karhutla Gunung Lawu
Disebutkannya, meski sempat beberapa saat mengganggu kelancaran arus lalu lintas, namun peristiwa itu tidak sampai menimbulkan korbab jiwa maupun terluka. Juga tidak terdapat adanya laporan timbulnya kerusakan instalasi komunikasi dan kelistrikan.
Pihak terkait setempat berpesan, agar masyarakat dan pengguna jalur, khususnya dari Plaosan menuju Tawangmangu, agar lebih berhati-hati. Lantaran sepanjang jalur tersebut berpagar tebing dan pepohonan, yang dimungkinkan tumbang dan longsor diwaktu hujan. (fin)
Editor : S. Anwar