TPNPB Bakar Ekskavator Tambang Ilegal di Kabupaten Paniai

Reporter : Arif yulianto
Excavator yang dibakar TPNPB

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai dikabarkan telah membakar satu unit ekskavator yang digunakan untuk tambang ilegal di wilayah Degeuwo, Distrik Baya Biru, Kabupaten Paniai. Pembakaran tersebut disebut dilakukan pada Rabu pagi (28/1/2026).

Pembakaran terhadap excavator tambang ilegal di Papua ini menjadi alarm keras perlawanan bersenjata terhadap eksploitasi sumber daya alam di Tanah Papua.

Baca juga: Kepala Kejari Tuban Terjerat Dugaan Suap Rp 600 Juta di Kasus Tambang Ilegal

Pimpinan TPNPB Kodap XIII, Brigjen Matius Gobai bersama Komandan Operasi Mayor Osea Satu Boma, secara terbuka mengakui aksi tersebut. Mereka menyebut pasukan gerilya dari Kowip 3 Batalyon III Piyayita, Kompi B, sebagai pelaksana lapangan.

“Kami telah membakar ekskavator milik perusahaan yang beroperasi tanpa izin di wilayah Degeuwo,” tegas Matius Gobai.

Baca juga: 3 Tambang Disegel Tim Terpadu Penataan Pertambangan MBLB Jepara

TPNPB menilai aktivitas pertambangan tersebut bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan bagian dari perampasan tanah adat dan praktik pembangunan kolonial yang terus menyingkirkan masyarakat asli Papua dari ruang hidupnya.

TPNPB mengeluarkan ancaman terbuka: seluruh proyek pembangunan dan pertambangan yang dianggap merugikan rakyat Papua, khususnya di Paniai, akan dijadikan target serangan.

Baca juga: Suwardi, Penambang Ilegal di Bangkalan Divonis Pidana dan Denda Rp 100 Juta

Dalam pernyataan yang bernada peringatan keras, TPNPB menyerukan kepada masyarakat Papua agar tidak menyerahkan tanah ulayat untuk kepentingan perkebunan skala besar, pertanian industri, maupun pembangunan fasilitas militer.

Menurut TPNPB, ekspansi proyek-proyek tersebut hanya akan melahirkan konflik sosial, kerusakan lingkungan, serta eskalasi kekerasan yang pada akhirnya menempatkan warga sipil sebagai korban. (*)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru