Santer Isu Pansus Real Estate DPRD Kabupaten Pasuruan Retak

Reporter : Redaksi
Ribuan warga Prigen saat aksi demontrasi menolak rencana pembangunan real estate di lereng Gunung Arjuno

Isu retaknya Tim Panitia Khusus (Pansus) Real Estate Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten menyeruak ke publik. Ada dugaan, tim Pansus Real Estate DPRD Kabupaten Pasuruan yang dibentuk untuk membahas masalah-masalah tertentu sampai yang krusial sudah tidak sejalan. 

"Benar. Hanya dihadiri Ketua Pansus saja. Sedangkan anggota pansus lainnya tidak nampak dalam aksi itu," ucap Nanang, seorang pendemo saat ikut aksi damai yang digelar di kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, pada Minggu siang (29/3/2026).

Baca juga: H Elyas Santuni Ratusan Anak Yatim Duafa Saat Peresmian Rizqy Sport Centre

Nanang pun mempertanyakan tidak hadirnya anggota Pansus Real Estate DPRD Kabupaten Pasuruan lainnya di dalam aksi tersebut. Padahal, Pansus Real Estate DPRD Kabupaten Pasuruan ada 14 anggota, terdiri dari beberapa fraksi di DPRD Kabupaten Pasuruan. Namun hanya satu saja yang hadir. 

"Lalu anggota Pansus lainnya kemana? Kok cuma Ketua Pansus yang hadir disini," tanyanya.

"Saya menduga, di dalam tubuh pansus sendiri pecah kongsi atau beda pendapat," lanjut Nanang.

Sebelum aksi demonstrasi digelar, Nanang berkata, pihaknya telah mengundang sejumlah anggota Pansus Real Estate DPRD Kabupaten Pasuruan untuk hadir. Tujuannya, tidak lain untuk menjawab keresahan dihati warga di Kecamatan Prigen soal rencana pembangunan real estate di kawasan lereng Gunung Arjuno.

Sugiyanto selaku Ketua Pansus Real Estate DPRD Kabupaten Pasuruan menampik tudingan itu. Legislator Partai Demokorasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini memastikan, tim Pansus Real Estate DPRD Kabupaten Pasuruan yang dibentuk pada bulan Oktober 2025 tetap solid dan bersatu. 

Baca juga: PT Stasionkota Sarana Permai Rombak Business Plan Real Estate Jadi WAT

"Tidak benar kalau tim pansus retak atau pun pecah. Kita tetap bersatu tidak ada namanya perpecahan," tegas Sugiyanto.

Meskipun hanya dirinya yang hadir di aksi itu, namun sejumlah anggota tim Pansus Real Estate DPRD Kabupaten Pasuruan menyampaikan siap mengawal aspirasi warga Prigen sampai ke pusat. 

"Mohon maaf teman-teman anggota pansus lainnya tidak bisa hadir karena ada kegiatan lain. Tetapi kita kompak dan bersatu untuk mengawal masalah ini," tambahnya.

Baca juga: Bupati Pasuruan Sampaikan LKPJ 2025 di Sidang Paripurna DPRD

Sugiyanto minta warga Prigen untuk sabar. Dalam waktu dekat Tim Pansus Real Estate DPRD Kabupaten Pasuruan akan mengeluarkan rekomendasi ke Pemerintah.  

"Insya Allah bulan April 2026, rekomendasi pansus terkait alih fungsi hutan akan kita sampaikan ke warga dan publik sebagai bentuk transparasi dan tanggungjawab kita kepada warga atau masyarakat," pungkas Sugiyanto. 

Untuk diketahui, ribuan warga melakukan aksi demo dengan tuntutan salah satunya menolak rencana PT Stasionkota Sarana Permai untuk membangun kawasan wisata. Kawasan wisata tersebut rencananya akan dibangun di lereng Gunung Arjuno. (dik)

Editor : S. Anwar

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru