Kekurangan Volume Ratusan Juta di Pembangunan Diagnostic Centre RSUD Ibnu Sina

Reporter : Redaksi
Pembangunan Diagnostic Centre di RSUD Ibnu Sina

Pembangunan gedung rawat jalan terpadu & diagnostic centre tahap II di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina di bawah Satuan Kerja (Satker) Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, ditemukan adanya kekurangan volume. Nilainya hingga mencapai ratusan juta rupiah.

Untuk informasi, pelaksana pekerjaan pembangunan gedung rawat jalan terpadu & diagnostic centre tahap 2 RSUD Ibnu Sina Dinkes Gresik ialah PT Tigamas Mitra Selaras, beralamat di Jalan Caman Raya Rukan East Point nomor 11 Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Nilai pekerjaan pada kontrak pertama sebesar Rp 18.490.545.238, berdasarkan kontrak nomor : 027/730/437.76.23/2024, tanggal 11 Juni 2024. Sumber dana dari Swadana BLUD Tahun Anggaran 2025.

Baca juga: Dugaan Kecurangan Rekanan Dinas Kesehatan Gresik di Pembangunan Labkesmas

Kemudian dilakukan addendum, berdasarkan kontrak nomor 027/1647/437.76.21/2024, tanggal 2 Desember 2024. Nilai adendum sebesar Rp 20.321.096.303. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 195 hari. 

Pembangunan gedung rawat jalan terpadu & diagnostic centre tahap II dengan nilai pagu paket sebesar Rp 22 miliar ini, ditemukan adanya kekurangan volume sebesar Rp 217.486.744,25. Temuan tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Timur.

Dari temuan BPK Jawa Timur, beberapa item pekerjaan yang volumenya kurang hingga mencapai Rp 217.486.744,25, diantaranya pengadaan Ahli K3 Konstruksi atau Ahli Keselamatan Konstruksi. Dalam rencana anggaran biaya (RAB) ada 5 pekerja. Harga satuan Rp 5 juta, dengan total Rp 25 juta. Tapi volume yang direalisasikan hanya 3, dengan total Rp 15 juta. Sehingga terjadi kekurangan volume sebesar Rp 10 juta

Lalu pengadaan Sepatu Keselamatan (Safety Shoes) Staff sebanyak 10 pasang seharga Rp 300 ribu / pasang. Namun oleh PT Tigamas Mitra Selaras, tidak direalisasikan. Jadi terdapat kekurangan Rp 3 juta.

Lalu penunjang Seluruh Tubuh (Full Body Harness) tidak direalisasikan. Total volumenya Rp 3 juta dari 20 pcs, dengan harga satuan Rp 125 ribu.

Lalu Protokol Kesehatan Wabah Menular (Thermogun, tempat cuci tangan, swab, vitamin dimasa endemi covid-19) sebanyak 1 ls dengan harga satuan Rp 3,5 juta. Pengadaan tersebut tidak direalisasikan. 

Berikutnya Pelaporan dan Penyelidikan Insiden. Volume 5. Harga satuan Rp 750 ribu, dengan total Rp 3.750.000. Tapi oleh PT Tigamas Mitra Selaras dikerjakan cuma 1. Sehingga kekurangan volume Rp 3 juta.

Baca juga: Pengadaan Obat di RSUD Ibnu Sina Gresik Rp 20,03 Miliar Jadi Sorotan Auditor

Kekurangan volume juga ditemukan dalam pembesian D16-150. Volumenya 5.875 kg, dengan harga satuan Rp 11.584,06. Total Rp 68.061.387,10. Tapi oleh PT Tigamas Mitra Selaras, cuma direalisasikan 5.668,55. Jadi, kekurangan volume Rp 2.396.592,50.

Kekurangan volume itu ditemukan dalam pembesian di ruang tunggu. Volumenya 320,49 kg. Harga Rp 11.584,06. Total Rp 3.712.573,79. PT Tigamas Mitra Selaras hanya merealisasikan 124,58 kg. Jadi kekurangan volume Rp 2.269.387,38.

Pekerjaan pintu dan jendela aluminium Type BV2 ukuran 276x55, Kusen Aluminium Extrusion Ukuran 4, Kaca Polos 5mm juga ditemukan kekurangan. Yang seharusnya 8 unit dengan harga satuan Rp 936.556,33, total harga Rp 7.492.450,60, tapi PT Tigamas Mitra Selaras Cuma direalisasikan 5 unit. Terdapat kekurangan Rp 2.809.668,97

Kanopi Entrance Atap Kaca Tempered 12 Mm Cover ACP Aluminium Composite Panel PVDF 0,5 mm alloy 5005 + 241,74 m2. Harga Rp 835.668,72. Total Rp 202.027.063,19. Dikerjakan 213,43. Kekuragan Rp 23.663.631,13.

BPK Jawa Timur juga mencatat, pekerjaan aluminium composite panel PVDF 0,5 mm alloy 5005 + juga terdapat kekurangan volume. Seharusnya 57,44 m2, harga satuan Rp 835.668,72 dan total 48.003.117,68. Tapi PT Tigamas Mitra Selaras merealisasikan cuma 53,27 m2. Kekurangan volume Rp 3.487.045,01.

Baca juga: Pekerjaan Pembangunan Tempat Khusus Parkir Ngawen Sidayu Kekurangan Volume

Kekurangan volume juga pada pekerjaan panel stop kontak laboratorium. Dalam pekerjaan ini, ditemukan kekurangan Rp 11.940.000.000

Lalu pekerjaan pekerjaan kabel busduct 3500A 3P4W (100% housing ground) Al Ah Busduct (Ip65) Feeders W/O Joint Accessories. Volumenya 31 m1, harga Rp 11.535.000. Total Rp 357.585.000. PT Tigamas Mitra Selaras merealisasikan 29,04 m1. Akibatnya, ada kekurangan Rp 22.608.600.

Tidak itu saja. Pengadaan 3500a Al Ah Busduct Tap Bar (for 600af tou) volumenya 3 nos. Harga satuan Rp 5.835.000 dengan total Rp 17.505.000. PT Tigamas Mitra Selaras merealisasikan 1 nos. Jadi kekurangan Rp 11.670.000. 

Selain item pekerjaan di atas, masih beberapa item yang mengalami volume. Total kekurangan volume yang ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Timut sebesar Rp 217.486.744,25. (*)

Editor : Bambang Harianto

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru