PT Pupuk Kalimantan Timur Ekspor 47 Ribu Ton Urea ke Australia

Reporter : Redaksi
Pelepasan ekspor pupuk oleh Menteri Pertanian

Pemerintah Indonesia bersama PT Pupuk Kalimantan Timur resmi melepas ekspor pupuk urea ke Australia melalui skema Government-to-Government (G2G) dalam seremoni inaugurasi keberangkatan kapal pengangkut urea pada Kamis (14/5/2026). Pada tahap awal, volume ekspor yang dikirim dari Dermaga BSL PT Pupuk Kalimantan Timur mencapai 47.250 ton.

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, Deputy Ambassador Australia untuk Indonesia, Gita Kamath, Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, Direktur Utama PT Pupuk Kalimantan Timur, Gusrizal, Wali Kota Bontang dr Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG, Forkopimda, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Baca juga: Tren Perdagangan Pupuk China pada Juli 2026

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa ekspansi ekspor pupuk urea ke Australia menjadi langkah penting dalam transformasi industri pupuk nasional. 

“Ini mencetak sejarah, karena (kita) akan mengekspor pupuk ke beberapa negara, termasuk Australia. Rencana kita mengekspor ke Australia sesuai dengan pembicaraan Perdana Menteri Australia dan Bapak Presiden yaitu 250 ribu ton, tetapi akan ditingkatkan menjadi 500 ribu ton dengan nilai kurang lebih Rp7 triliun,” ujar Andi Amran Sulaiman.

Baca juga: China Batasi Ekspor Pupuk, Berikut Rinciannya

Kerja sama bilateral tersebut dinilai menjadi momentum krusial untuk mempertegas kontribusi Indonesia terhadap stabilitas pasokan pangan di tingkat regional. Selain memperluas kerja sama strategis antarnegara, langkah ini juga memperkuat posisi dan daya saing ekonomi Indonesia di kawasan Asia-Pasifik.

Dalam mendukung kegiatan ekspor tersebut, Bea Cukai Bontang turut memastikan proses pelayanan dan pengawasan kepabeanan berjalan lancar sehingga pengiriman dapat terlaksana sesuai ketentuan. Dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Bea Cukai dalam mendampingi pelaku industri agar aktivitas ekspor dapat berlangsung efektif dan tepat waktu.

Baca juga: Produksi Pupuk Kaltim Melampaui Target

"Sebagai institusi yang menjalankan fungsi sebagai trade facilitator dan industrial assistance, kami berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada seluruh pelaku industri termasuk diantaranya PT Pupuk Kalimantan Timur dalam menjalankan kegiatan ekspor," ujar Kepala Kantor Bea Cukai Bontang, Yusi Riza.

Keberhasilan ekspor ini mencerminkan kapasitas industri nasional dalam menembus pasar internasional sekaligus membuka peluang peningkatan devisa negara. Aktivitas ekspor berskala besar juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan produksi dalam negeri, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

Editor : S. Anwar

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru