Prima Tory Operandi Gelapkan 8 Unit Iphone Kredit di PT Astra Multi Finance

Reporter : Arif yulianto
Mohammad Prima Tory Operandi

Mohammad Prima Tory Operandi (38 tahun) bin Moedjiono menjalani hukuman pidana penjara setelah terbukti melakukan tindak pidana penggelapan sebanyak 8 unit Iphone yang dibelinya secara kredit di PT Astra Multi Finance yang beralamat di Ruko Brawijaya Blok B 21 nomor 40 Kota Kediri. Vonis pidana penjara dibacakan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kota Kediri pada Rabu, 29 Juli 2026.

"Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 2 tahun. Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani oleh Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Menetapkan Terdakwa tetap ditahan," kata Ketua Majelis Hakim, Khairul.

Baca juga: Mantan Camat Gadingrejo Divonis 5 bulan Penjara dalam Kasus Penggelapan

Kasus berawal Mohammad Prima Tory Operandi, mantan calog legislatif (caleg) dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) datang ke kantor PT Astra Multi Finance yang beralamat di Ruko Brawijaya Blok B 21 nomor 40 Kelurahan Pocanan, Kota Kediri, untuk mengajukan kredit barang berupa Handphone Merk Iphone dan menanyakan cara pembayaran serta persyaratannya. Mohammad Prima Tory Operandi bertemu dengan Rini Puspitasari sebagai karyawati di PT Federal International Finance (FIF) cabang Kediri yang menjabat sebagai Marketing.

Kemudian Rini Puspitasari dan Risky Septiyanto yang menjabat sebagai Region Credit Analis Section Head melakukan survei di rumah Mohammad Peima Tory Operandi di Perum Canda Bhirawa Asri Paron, Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, dan alamat domisili di Perum Sekar Pamenang, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

Survei dilakukan untuk memenuhi persyaratan pengajuan kredit Iphone yaitu, pekerjaan, penghasilan per bulan berapa, unit dipakai siapa, meminta foto copy KTP (kartu tanda penduduk) suami istri, Kartu Keluarga, print out rekening koran selama 3 bulan terakhir serta slip gaji, memfoto rumah dari bagian depan serta ruang tamu, dan foto selfi.

Mohammad Prima Tory Operandi dan pihak PT Astra Multi Finance sepakat dan dibuatlah perjanjian pembiayaan sebagai berikut :

Pada Senin, 18 April 2022, pembiayaan untuk pembelian 1 unit Iphone, Type 13 Promax 265 GB, tahun 2022, seharga Rp 22.999.000. Ditambah dengan biaya admin serta bunga sehingga total hutangnya menjadi Rp 33.120.000 dengan tenor 12 bulan dengan jumlah angsuran perbulan sejumlah Rp 2.760.000, dan pelaku baru membayar 11 kali angsuran. Untuk unitnya oleh Mohammad Prima Tory Operandi dioper kredit kepada saudaranya yang bernama Fredi.

Pada Jumat, 24 Juni 2022, perjanjian pembiayaan untuk pembelian 1 unit Iphone, Type 13 Pro 128 GB, tahun 2022, seharga Rp 18.699.000. Ditambah dengan biaya admin serta bunga sehingga total hutangnya menjadi Rp. 27.480.000 dengan tenor 12 bulan. Jumlah angsuran perbulan sejumlah Rp 2.290.000, dan baru membayar 7 kali angsuran. Untuk unitnya oleh Mohammad Prima Tory Operandi dioper kredit kepada saudaranya yang bernama Ika.

Baca juga: Catur Zaenal Bahrudin Gelapkan Uang KSP Sentosa Makmur Kediri

Pada Senin, 11 Juli 2022, Mohammad Prima Tory Operandi membuat perjanjian pembiayaan untuk pembelian 1 unit Iphone, type 13 Promax 128 GB, tahun 2022, seharga Rp 20.199.000. Ditambah dengan biaya admin serta bunga, sehingga total hutangnya menjadi Rp. 29.676.000, dengan tenor 12 bulan. Jumlah angsuran per bulan sejumlah Rp. 2.473.000 dan pelaku baru membayar 6 kali angsuran. Untuk unitnya oleh Mohammad Prima Tory Operandi sudah dijual.

Pada Jum’at, 2 September 2022, Mohammad Prima Tory Operandi membuat perjanjian pembiayaan untuk pembelian 1 Iphone, type 13 Promax, tahun 2022, seharga Rp 19.499.000. Ditambah dengan biaya admin serta bunga, sehingga total hutangnya menjadi Rp 29.172.000, dengan tenor 12 bulan dengan jumlah angsuran per bulan sejumlah Rp 2.431.000, dan baru membayar 5 kali angsuran. Untuk unitnya oleh Mohammad Prima Tory Operandi sudah dijual.

Pada Selasa, 25 Oktober 2022, Mohammad Prima Tory Operandi membuat perjanjian pembiayaan untuk pembelian 1 unit Iphone, type 13 Promax 128 GB, tahun 2022, seharga Rp 19.499.000. Ditambah dengan biaya admin serta bunga, sehingga total hutangnya menjadi Rp 28.656.000 dengan tenor 12 bulan. Jumlah angsuran perbulan sejumlah Rp 2.388.000, dan baru membayar 5 kali angsuran. Untuk unitnya oleh Mohammad Prima Tory Operandi sudah dijual.

Pada Senin, 28 November 2022, membuat perjanjian pembiayaan untuk pembelian 1 unit Iphone, Type 14 Promax 128 GB, tahun 2022 seharga Rp 22.500.000 ditambah dengan biaya admin serta bunga, sehingga total hutangnya menjadi dengan total hutang sejumlah Rp. 34.586.000 dengan tenor 12 bulan. Jumlah angsuran per bulan sejumlah Rp 2.883.000 dan Mohammad Prima Tory Operandi baru membayar 2 kali angsuran saja.

Baca juga: Zeth Fariez Gelapkan Uang Penjualan PT Multicipta Makmur Sejahtera

Pada Sabtu, 31 Desember 2022, perjanjian pembiayaan untuk pembelian 1 unit Iphone, Type 14 Promax 128 GB, tahun 2022 seharga Rp 24.500.000. Ditambah dengan biaya admin serta bunga, sehingga total hutangnya menjadi dengan total hutang sejumlah Rp 37.668.000 dengan tenor 12 bulan. Jumlah angsuran per bulan sejumlah Rp 3.139.000, dan Mohammad Prima Tory Operandi baru membayar 2 kali angsuran saja.

Pada Jum’at, 3 Februari 2023, Mohammad Prima Tory Operandi membuat perjanjian pembiayaan untuk pembelian 1 unit Iphone, Type 14 Promax 128GB, tahun 2023 seharga Rp 24.500.000. Ditambah dengan biaya admin serta bunga, sehingga total hutangnya menjadi Rp 36.828.000 dengan tenor 12 bulan. Jumlah angsuran perbulan sejumlah Rp 3.069.000 dan Mohammad Prima Tory Operandi baru membayar 1 kali angsuran saja.

Pihak PT Astra Multi Finance tergerak hatinya dan percaya semua ucapan Mohammad Prima Tory dan bertambah yakin dengan adanya perjanjian pembiayaan yang ditanda tangani bermaterai 10.000. Semua itu hanya tipu muslihat dan akal-akalan saja, dimana 7 unit handphone (HP) merk Iphone berbagai type dipindah tangankan kepada orang lain. Untuk 1 unit Iphone dipakai Mohammad Prima Tory Operandi.

Atas perbuatan Mohammad Prima Tory Operandi, PT Astra Multi Finance mengalami kerugian sejumlah Rp 161.531.000. (*)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru