Radinal Mochtar Arsitek Perumnas Pertama Indonesia

Reporter : Redaksi
Ir. Radinal Mochtar

Dalam catatan sejarah pembangunan infrastruktur Indonesia, nama Ir. Radinal Mochtar (20 September 1930 – 26 Juli 2000) menempati posisi yang amat terhormat. Teknokrat tulen lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini merupakan sosok sentral yang menakhodai Kementerian Pekerjaan Umum (PU) selama dua periode berturut-turut, yakni dalam Kabinet Pembangunan V dan Kabinet Pembangunan VI di bawah pemerintahan Presiden Soeharto.

Dedikasinya selama puluhan tahun telah meletakkan fondasi kuat bagi tata kota, pemukiman, dan infrastruktur modern yang dinikmati masyarakat Indonesia hingga hari ini.

Baca juga: Kisah Sutami, Menteri Paling Miskin yang Bangun Jembatan Semanggi

Merintis Karier dari Menara Gading ITB

Ketertarikan Radinal Mochtar pada dunia rancang bangun sudah terlihat sejak masa mudanya. Ia memilih mendalami ilmu teknik arsitektur di kampus legendaris ITB. Menariknya, kecerdasan Radinal membuat pihak kampus memercayainya menjadi asisten luar biasa sejak tahun 1957, bahkan sebelum ia resmi menyandang gelar Insinyur pada tahun 1960.

Usai lulus, karier akademiknya berlanjut dengan diangkat sebagai asisten ahli hingga lektor muda di ITB. Di saat yang sama, ia mulai menjajaki dunia riset praktis dengan bergabung di Institut Penyelidikan Masalah Bangunan (sekarang dikenal sebagai Puslitbang Permukiman).

Arsitek Pertama Perumnas dan Kepala Perencanaan Kota

Langkah Radinal di birokrasi pemerintahan melesat cepat. Pada tahun 1965, ia dipercaya mengemban posisi Kepala Direktorat Perencanaan Kota dan Daerah Departemen Cipta Karya. Setahun berselang, tanggung jawabnya kian besar seiring dengan perubahan nomenklatur jabatan menjadi Kepala Direktorat Tata Kota dan Daerah Direktorat Jenderal Cipta Karya.

Tak hanya di Departemen Cipta Karya, kepiawaiannya dalam merancang tata ruang membuat Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) turut kepincut. Radinal dipercaya merangkap berbagai jabatan strategis di Bappenas, mulai dari Kepala Biro Perencanaan Pembangunan Regional Bidang Fisik hingga Kepala Biro Fisik dan Tata Ruang.

Titik balik penting dalam kariernya terjadi pada tahun 1974. Mengingat kebutuhan hunian bagi masyarakat perkotaan yang kian mendesak, pemerintah mendirikan Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas). Presiden Soeharto kemudian menunjuk Radinal Mochtar sebagai Direktur Utama Perum Perumnas yang pertama dalam sejarah. Di bawah komandonya, proyek-proyek perumahan nasional mulai digalakkan untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.

Menembus Puncak Birokrasi Kementerian PU

Kinerja gemilang di Perumnas mengantarkan Radinal kembali ke lingkaran utama Departemen Pekerjaan Umum. Pada tahun 1978, ia dipromosikan menjadi Direktur Jenderal Cipta Karya, sebelum akhirnya naik pangkat menjadi Sekretaris Jenderal Departemen PU pada tahun 1983.

Menakhodai Kementerian PU di Era Keemasan Pembangunan

Puncak pengabdian Radinal Mochtar terjadi ketika ia dipercaya menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum selama sepuluh tahun (1988–1998). Sebagai menteri, ia bertanggung jawab penuh atas pemerataan pembangunan infrastruktur nasional, mulai dari jaringan jalan tol, bendungan, hingga proyek sanitasi skala besar di berbagai daerah di Indonesia.

Kehidupan Pribadi dan Warisan Keluarga

Di balik kesibukannya sebagai pejabat negara, Radinal Mochtar adalah sosok pria keluarga yang hangat. Ia melabuhkan hatinya pada Oepin Radinal Mochtar, seorang perempuan asal Garut, Jawa Barat. Dari pernikahan tersebut, pasangan ini dikaruniai lima orang anak yang dinamai dengan inisial serasi: Reany N. Radinal, Raden Rasich Hanif Radinal, Rafiq Hakim Radinal, Rina Andayani Radinal, dan Ridha Endarani Radinal.

Meskipun Ir. Radinal Mochtar telah berpulang pada 26 Juli 2000 dalam usia 69 tahun, warisannya berupa tata kota yang rapi, ribuan unit hunian Perumnas, serta cetak biru infrastruktur Indonesia akan tetap abadi mengiringi derap kemajuan bangsa. (*)

*) Source : Nasrul Koto

Editor : Bambang Harianto

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru