Israel memiliki beberapa unsur yang mendukung sektor keamanan dan militernya. Ada Mossad, Aset Israel, dan Sayan. Banyak publik belum tahu perbedaan keempat unsur pendukung Pemerintahan Israel tersebut.
Berikut adalah definisi istilah-istilah tersebut:
Baca juga: Anggota Perdamaian TNI di Lebanon Tewas Diserang Militer Israel
1. Mata-mata Mossad (Katsa) adalah karyawan Mossad yang terlatih, bergaji tetap, dan penuh waktu. Mereka adalah warga negara Israel, sering direkrut setelah dinas militer.
Mata-mata Mossad adalah perencana dan pelaksana operasi intelijen Israel. Tugas Mata-mata Mossad adalah mengidentifikasi, merekrut, dan menangani agen (aset) di luar negeri. Mereka beroperasi di bawah penyamaran resmi atau tidak resmi, mengelola jaringan, dan melakukan spionase langsung, sabotase, atau operasi khusus lainnya. Mereka adalah "petugas kasus."
2. Aset adalah istilah intelijen umum yang luas yang digunakan oleh banyak negara, bukan hanya Israel. Setiap orang (atau organisasi) yang memberikan intelijen atau layanan kepada badan intelijen Israel (Mossad, Shin Bet, Intelijen Militer, atau Ehud Barak) adalah Aset Israel.
3. Sayan (Sayanim) adalah konsep unik dalam intelijen Israel, hampir eksklusif untuk Mossad dan operasi spionase Israel. Kata "Sayan" (jamak: Sayanim) berasal dari bahasa Ibrani, yang berarti "asisten" atau "penolong."
Sayan adalah anggota komunitas diaspora Yahudi sukarelawan (bukan warga negara Israel) yang memberikan dukungan non-tempur, logistik, dan dukungan lainnya untuk operasi Mossad dan spionase Israel di negara mereka.
Karakteristik utama Sayanim :
- Motivasi: Mereka termotivasi oleh persaudaraan ras, Zionisme, dan keinginan untuk mendukung Negara Israel, bukan oleh pembayaran (meskipun biaya ditanggung).
- Status: Mereka biasanya profesional yang mapan dan dihormati di komunitas lokal mereka (dokter, pengacara, bankir, agen penyewaan mobil, pemilik rumah, manajer dana investasi, dan lain-lain.)
Bantuan mereka bersifat pasif, sesekali, dan dapat disangkal [mereka dengan mudah menutupinya].
Baca juga: Bom Udara Israel Tewaskan 3 Jurnalis di Lebanon
Sayanim menyediakan layanan seperti :
- Pengetahuan lokal, perkenalan, dan jaringan.
- Penggunaan apartemen atau kantor untuk "rumah aman" jangka pendek.
-Mobil sewaan dengan registrasi lokal yang bersih.
- Rekening bank atau saluran telepon.
Baca juga: Tentara Israel Bunuh Koresponden Al Mayadeen di Lebanon Selatan
- Pekerjaan atau kredensial samaran.
Sayanim ini bukan mata-mata. Mereka tidak melakukan pengumpulan atau operasi intelijen sendiri. Mereka adalah pengganda kekuatan yang membantu Katsa (petugas Mossad) yang berkunjung untuk beroperasi lebih efisien dan aman di tanah asing.
Jeffrey Epstein kemungkinan besar bukanlah 'agen Mossad'. Tak diragukan lagi, ia adalah Aset Israel dan seorang Sayan. Tetapi lebih dari segalanya, Atzmon (seorang pengamat internasional) percaya, Epstein membuka jalan bagi Ehud Barak menuju uang besar.
Barak berinvestasi di kerajaan Epstein saat menjabat sebagai Perdana Menteri, dan Epstein bersama Les Wexner mengembalikan uang tersebut sebagai investasi di bisnis Barak segera setelah Barak meninggalkan jabatan Perdana Menteri.
P.S. bagi mereka yang masih kesulitan [paham]. John Pollard juga bukan agen Mossad. Dia bahkan tidak bekerja untuk Mossad. Dia direkrut oleh seorang jenderal Angkatan Udara Israel (Aviam Sela). Tidak semua orang yang terlibat dalam spionase untuk Israel adalah mata-mata Mossad. Sebagian besar dari mereka adalah agen. (*)
Editor : S. Anwar